Berita

Pertahanan

Bakamla Dukung Pengelolaan Perbatasan Negara

RABU, 18 JANUARI 2017 | 01:34 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM


Dalam melaksanakan penjagaan, pengawasan, pencegahan dan penindakan pelanggaran hukum di wilayah perairan Indonesia dan wilayah yurisdiksi Indonesia, Badan Keamanan Laut RI (Bakamla) turut andil dalam mengamankan wilayah perbatasan Indonesia.

Partisipasi Bakamla tercermin lewat kehadirannya dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Pengelolaan Perbatasan Negara yang diselenggarakan oleh Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (17/1).

Rapat koordinasi dibuka oleh Menko Polhukam, Jenderal TNI (Purn) Wiranto, selaku Ketua Pengarah BNPP. Selanjutnya Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, selaku Ketua BNPP menerangkan mengenai capaian kinerja BNPP TA. 2016, dan arahan untuk pelaksanaan PPN TA. 2017.

Rapat koordinasi dibuka oleh Menko Polhukam, Jenderal TNI (Purn) Wiranto, selaku Ketua Pengarah BNPP. Selanjutnya Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, selaku Ketua BNPP menerangkan mengenai capaian kinerja BNPP TA. 2016, dan arahan untuk pelaksanaan PPN TA. 2017.

Salah satu yang Tjahjo singgung adalah perlu ada dukungan pemerintah dalam pemenuhan logistik dan barang penting lainnya melalui akselerasi tol laut di kawasan perbatasan.  Selain itu Tjahjo juga menyampaikan perlu ada kesiapan daerah dalam penyediaan lahan untuk pembangunan infrastruktur.

Hal tersebut juga dirasakan oleh Bakamla RI terlebih saat melakukan pembangunan di daerah pesisir atau perbatasan. Kesulitan mendapat lahan yang sesuai dengan kebutuhan menjadi salah satu kendala terbesar.

Bakamla RI juga turut andil dalam melakukan pengamanan di wilayah perbatasan dengan adanya Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) yang tersebar di seluruh wilayah di Indonesia. [ald]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya