Berita

Nusantara

BOMA Dukung Kapolda Jabar Tindak Tegas Pengganggu NKRI

MINGGU, 15 JANUARI 2017 | 18:56 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sikap Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Anton Charlian dalam menangani kasus-kasus intoleran di tanah pasundan menuai dukungan.

Dukungan itu datang dari Baresan Olot Masyarakat Adat (BOMA) Jawa Barat yang mengapresiasi ketegasan Kapolda Jabar untuk tidak memberikan ruang terhadap bentuk apapun yang bersifat isu-isu SARA karena dapat mengganggu keanekaragaman budaya.

"Kami bersama para olot tetua adat se-Jawa Barat mendukung langkah Kapolda Jabar. Silakan bersikap tegas tanpa harus ragu-ragu dan BOMA siap membantu sosialisasi kepada masyarakat menghalau pihak-pihak yang melakukan provokasi dan perlawanan terhadap simbol-simbol dan ideologi negara," kata Sekjen BOMA Eka Santosa seperti diberitakan RMOLJabar.com, Minggu (15/1).


Menurutnya, sikap tegas juga harus dilakukan terhadap siapapun yang mengganggu eksistensi NKRI, kebhinnekaan maupun simbol merah putih.

Aparat keamanan, lanjut Eka, tidak boleh ragu-ragu dalam menindak segala bentuk organisasi atau apapun yang berindikasi mengganggu simbol negara dan melakukan provokasi bernada SARA.

"Ada saluran konstitusi yang harus dipatuhi. Kita menghormati berbedaan pandangan dalam hal tertentu terhadap pemikiran kebangsaan, tetapi tetap harus dalam wadah koridor yang disepakati secara nasional, yaitu ideologi pancasila," tandasnya. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya