Berita

Raja Muhammad VI/Net

Dunia

Kembali Jadi Anggota, Raja Muhammad VI akan Hadiri KTT Uni Afrika di Addis Ababa

SABTU, 14 JANUARI 2017 | 18:09 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

waktu dekat Uni Afrika akan kembali menggelar pertemuan tingkat tinggi di Addis Ababa, Ethiopia. Bila tidak ada aral melintang KTT UA akan diselenggarakan pada tanggal 30 dan 31 Januari 2017.

Raja Muhammad VI dijadwalkan menghadiri KTT ke-28 Uni Afrika itu, mengingat salah satu agenda penting yang akan dibahas adalah keputusan Maroko kembali menjadi anggita UA.

Demikian dikatakan Perdana Menteri Abdelilah Benkirane (Kamis, 12/1), seperti dikutip dari SahabatMaroko.Com.


"Raja Muhammad VI akan melakukan perjalanan ke ibukota Ethiopia, Addis Ababa, menghadiri KTT Uni Afrika untuk menjelaskan keputusan Maroko menjadi anggota Uni Afrika lagi," ujarnya.

Raja Muhammad menyampaikan keinginan Maroko bergabung lagi dengan Uni Afrika dalam KTT UA bulan Juli tahun lalu Kigali, Rwanda.

Bulan September tahun lalu Penasihat Raja, Tayeb Fassi-Fihri, menyampaikan secara resmi surat permintaan bergabung dengan UA kepada Ketua Komisi UA Nkosazana Dlamini-Zuma. Surat itu diserahkan pada Majelis Umum PBB di New York.

Raja Muhammad beberapa hari belakangan ini juga telah memimpin pertemuan lembaga-lembaga tinggi Maroko untuk membahas proses adopsi Konstitusi Uni Afrika yang ditandatangani bulan Juli 2000 di Lome.

Keputusan Maroko bergabung kembali dengan Uni Afrika adalah dalam rangka mengkonsolidasi kerjasama Selatan-Selatan.

Maroko ikut mendirikan Organisasi Uni Afrika, namun meninggalkan organisasi itu pada tahun 1984, menyusul keputusan menerima negara boneka Sahara yang didukung Aljazair.

Belakangan ini angin politik di Afrika berubah. Aljazair dan negara boneka yang mereka bentuk semakin tidak relevan. Di sisi lain, Maroko memainkan peranan yang semakin signifikan dalam menggalang persatuan dan memotori pembangunan Afrika. SMC

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

Pencalonan Kaesang di Solo Raya Sinyal Perang Terbuka PSI vs PDIP

Senin, 27 Juli 2026 | 10:23

Araghchi Ancam Balas Serangan Ukraina ke Kapal Dagang Iran

Senin, 27 Juli 2026 | 10:23

Istana Tegaskan Mundurnya Perry Warjiyo Murni Keputusan Pribadi

Senin, 27 Juli 2026 | 10:13

Kejaksaan Harus Jawab Klaim Kriminalisasi Febrie dengan Bukti

Senin, 27 Juli 2026 | 10:04

KPK Dalami Aliran Dana yang Diduga Disiapkan Bupati Kuansing untuk Raja Juli

Senin, 27 Juli 2026 | 09:57

Penyaluran Bansos Lewat Kopdes Perlu SOP yang Ketat

Senin, 27 Juli 2026 | 09:51

IHSG Merah, Rupiah Ambruk ke Rp17.976 per Dolar AS Usai Gubernur BI Mundur

Senin, 27 Juli 2026 | 09:47

Kasatnarkoba Polres Tangsel Ditangkap Bareskrim

Senin, 27 Juli 2026 | 09:37

Pengamat: Sulit bagi Kaesang dan PSI Kuasai Solo Raya

Senin, 27 Juli 2026 | 09:34

Perjalanan Karier dan Rekam Jejak Perry Warjiyo di Kepemimpinan Bank Indonesia

Senin, 27 Juli 2026 | 09:25

Selengkapnya