Berita

Afifuddin Suhaeli Kalla/Net

Nusantara

Satu Dari Empat Kandidat Ketum HIPMI Jakarta Adalah Keponakan Wapres JK

JUMAT, 13 JANUARI 2017 | 10:55 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jakarta Raya (Jaya) akan menghelat Musyawarah Daerah (MUSDA) XVI pada 16 Januari 2017. Ketua Umum HIPMI Jaya, Rama Datau mengatakan Musda HIPMI Jaya menjadi ajang transformasi kepemimpinan untuk pengusaha Jakarta yang lebih baik.

"Musda HIPMI akan menjadi momen transformasi kepemimpinan dan diharapkan mampu membawa perbaikan untuk pengusaha di Jakarta," ujar Rama Datau di Jakarta, Jumat (13/1).

HIPMI Jaya akan melakukan pemilihan Ketua Umum yang baru untuk periode 2017-2020. Ada empat kandidat yang mendaftarkan diri dan sudah mengambil nomor urut. Yaitu, Afifuddin Suhaeli Kalla (nomor urut 1), Ardhi Mahardika (nomor urut 2), M. Aaron Sampetoding (nomor urut 3), dan Constantine Otis Wuisan (nomor urut 4). Afifuddin Suhaeli Kalla diketahui merupakan keponakan dari Wakil Presiden Jusuf Kalla.


Rama juga menyampaikan, selain menjadi ajang transformasi kepemimpinan, lewat Musda HIPMI Jaya persatuan antar kader akan semakin menguat sehingga dapat saling bersinergi dan berkolaborasi membangun usaha yang membawa manfaat positif bagi sesama anggota maupun masyarakat.
 
"Musda HIPMI Jaya ini merupakan 'alat' pemersatu para kader agar bisa saling bersinergi dan meumbuhkan solidaritas. Setiap kader memiliki kesempatan untuk berkembang, dan berkontribusi bagi organisasi maupun bagi masyarakat luas," kata Komisaris Utama Gobel Logistic itu.
 
Saat ini, lanjutnya, HIPMI Jaya memiliki hampir 4.000 anggota. Yang terdiri dari berbagai macam latar belakang usaha, dan pemahaman yang berbeda-beda mengenai cara pandang dalam berbisnis, dan berorganisasi. Namun, dengan semangat kebhinekaan, Rama mengimbau kepada seluruh kader agar dapat saling berkolaborasi dan memiliki niatan mulia untuk saling mendukung dan membangun.

"Inilah yang selalu kita gelorakan dengan semangat kebhinekaan kita ingin membawa suasana baru tidak lagi memandang perbedaan, melainkan bahu membahu menciptakan perubahan yang lebih baik dan berkontribusi lebih lagi bagi organisasi maupun bagi perkembangan pengusaha di Jakarta," imbuh Rama. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya