Berita

Budi Karya Sumadi/Net

Politik

Ini Alasan Menteri Budi Utamakan Program Sekolah Vokasi

JUMAT, 13 JANUARI 2017 | 05:40 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Program sekolah vokasi atau kejuruan bisa mengurangi angka pengangguran di Indonesia yang masih tinggi.

Karena itu, Kementerian Perhubungan memprioritaskan program pengembangan sekolah vokasi yang ada di bawah naungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP).

"Program vokasi menjadi prioritas. Tujuannya antara lain mengurangi pengangguran, mengurangi kemiskinan, mengangkat derajat bangsa, mengangkat derajat warga miskin di pedesaan untuk jadi produktif dan menjadi duta bangsa," kata Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, sebagaimana dilansir JPNN (Jumat, 13/1).


Melalui kerjasama PIP Semarang dengan Undip dan UGM, Budi berharap bisa menarik lebih banyak anak-anak, khsusnya yang putus sekolah untuk mendapatkan sekolah atau kursus singkat di bidang pelayaran. Setelah lulus, diharapkan lulusan sekolah vokasi menjadi produktif dan bekerja di bidang pelayaran.

Terlebih, saat ini Indonesia masih kekurangan SDM di bidang pelayaran. Nanti para lulusan sekolah vokasi ini bisa bekerja pada tingkatan jabatan yang paling sederhana, seperti, anak buah kapal, koki, dan sebagainya.

"Kerjasama di PIP ini sebagai kick off-nya. Nanti seterusnya akan kami lakukan di seluruh Indonesia," demikian Budi. [ysa]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya