Berita

Fifi Lety Indra Tjahaja Purnama/Net

Hukum

ACTA Akan "Selesaikan" Fifi (Adik Ahok) Dengan Baik-baik

KAMIS, 12 JANUARI 2017 | 09:58 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) berencana akan melaporkan Fifi Lety Indra Tjahaja Purnama terkait pernyataan "Al-Quran diturunkan oleh Nabi Besar Muhammad", hari ini (Kamis, 12/1).

Omongan adik kandung sekaligus pengacara terdakwa kasus penodaan agama Basuki Tjahja Purnama (Ahok) itu patut diduga merupakan bentuk penodaan terhadap agama Islam.

Padahal sudah menjadi pengetahuan umum bahwa Al-Qur'an bukan diturunkan oleh Nabi Besar Muhammad. Tapi diturunkan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW.


"Kami tidak tahu apakah yang bersangkutan bicara seperti itu dengan kesengajaan atau tidak, yang jelas kalimat yang kami dengar memang sangat tidak tepat. Kami akan melaporkannya karena video tersebut sudah beredar luas dan menurut kami sudah meresahkan masyarakat," kata pembina ACTA Habiburokhman kepada redaksi sesaat lalu.

ACTA sendiri, lanjut Habiburokhman, sudah menonton video yang ramai dibicarakan di media sosial itu berulangkali.

"Yang kami lakukan hari ini adalah tahap pertama pelaporan yaitu berkonsultasi dengan petugas sentra pelayanan kepolisian Polda Metro Jaya. Jika tahap konsultasi selesai, maka hari ini juga akan dibuat Laporan Polisi," ujar Habiburokhman.

ACTA menyerukan kepada masyarakat untuk tidak melakukan tindakan di luar hukum mensikapi Video tersebut.

"Kita selesaikan masalah ini secara baik-baik dengan menempuh jalur hukum yaitu melapor ke kepolisian.Masyarakat tidak perlu resah karena Indonesia adalah negara hukum dan setiap bentuk pelanggaran hukum harus ditindak. Yang terpenting kita semua harus menjaga kerukunan beragama," demikian Habiburokhman.

Fifi Lety Indra Tjahaja Purnama diduga melontarkan pernyataan kontroversial terkait Al-Quran saat jumpa pers disela-sela persidangan kakaknya, Ahok, di gedung Kementan, Jakarta, Selasa (10/1), "...Karena saya percaya Al-Quran diturunkan oleh Nabi Besar Muhammad...". [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya