Berita

Politik

Jokowi Dan Prabowo Tahu Kapan Bersaing Dan Kapan Saatnya Bersatu

SELASA, 10 JANUARI 2017 | 01:32 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Probowo Subianto merupakan role model pemimpin saat ini. Mereka berdua adalah sosok negarawan yang sejalan antara ucapan dan tindakan.

"Prabowo dan Jokowi kedua sosok apa adanya. Antara apa yang ada di depan dan di belakang sama. Keduanya tahu kapan bersaing dan kapan harus bersatu," kata Ketua Umum DPP Taruna Merah Putih (TMP) saat menjadi pembicara dalam diskusi  bertajuk "Memotret Kepemimpinan Nasional", sekaligus peluncuran buku Di balik Sang Kandidat dan Mesin Pencetak Pemimpin karya Anggawira di Jakarta (8/1).

Selain Maruarar, acara ini juga dihadiri oleh Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, Waketum Partai Gerindra Ferry J Juliantono, Wasekjen DPP PKS Mardani Ali Sera, Waketum Partai Demokrat Roy Suryo dan Guru Besar FEB Universitas Brawijaya Prof. Ahmad Erani Yustika


Menurut Ara, begitu Maruarar disapa, sosok Jokowi dan Prabowo ini sangat sulit tergantikan. Berdasarkan hasil survei mereka adalah sosok yang belum bisa terkalahkan oleh siapapun.

"Di survei manapun Jokowi menempati peringkat pertama dan Probowo yang kedua," katanya.

Dalam kesempatan ini, Maruarar juga mengatakan bahwa kontestasi pada gelaran pilkada  DKI Jakarta ini harus berlangsung secara damai dan saling menghargai. Baginya kompetisi yang sedang berlangsung ini jangan sampai menciptakan permusuhan dan perpecahan.

"Kita harus saling menghargai dan tetap menjalin komunikasi dengan baik meskipun berbeda pilihan atau pandangan," kata Ara. [ysa]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Sidang 6 Agustus Bukan Kemenangan yang Dianulir

Jumat, 31 Juli 2026 | 04:05

Jakarta Libatkan Kawasan Aglomerasi dalam Lestarikan Budaya Betawi

Jumat, 31 Juli 2026 | 04:01

Pengurangan Timbulan Sampah Plastik Bisa Dimulai dari Pasar Tradisional

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:44

Timnas Garuda Bidik Tiga Poin dari Timor Leste

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:17

Hariman hingga Bursah Zarnubi Ramaikan Peluncuran Enam Buku Isti Nugroho

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:00

Wakapolri-Wamenhut Konsolidasi Hadapi El Nino dan Karhutla

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:23

Pembunuh Perempuan di Kamar Kos di Grogol Petamburan Dibekuk

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:13

Fahira Idris Sodorkan Tujuh Rekomendasi Bangun Jakarta

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:02

Kawasan Transmigrasi Harus Punya Daya Tarik Investasi

Jumat, 31 Juli 2026 | 01:39

Peluncuran Enam Buku

Jumat, 31 Juli 2026 | 01:28

Selengkapnya