Berita

Politik

Penolakan Terhadap IMB Sebagai Ketua Gerindra Sulsel Meluas

SENIN, 09 JANUARI 2017 | 18:40 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Undangan dari La Tinro La Tunrung dan Idris Manggabarani (IMB) kepada para kader Partai Gerindra se-Sulawesi Selatan tak mendapat sambutan baik.

Acara konsolidasi yang digelar di Hotel Four Points by Sheraton, Jalan Landak Baru, Makassar, Senin (9/1) tersebut, La Tinro resmi menyerahkan jabatannya sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Sulsel kepada IMB, yang saat ini masih menjadi Ketua Bappilu.

Yang hadir hanya hanya 7 DPC dan 9 orang Pengurus DPD Gerindra Sulsel.


"Undangan La Tinro selaku Ketua DPD Gerindra Sulsel tidak lagi mumpuni," ujar Ketua DPC Gerindra Bulukumba, Isradi Zainal, lewat keterangan persnya sesaat lalu.

Pihaknya tak hadir karena sepengetahuan mereka La Tinro sudah lama diberhentikan oleh DPP Partai Gerindra. Selain itu, mereka tidak ingin La Tinro memanfaatkan forum tersebut untuk mendapatkan dukungan dari kader dan pengurus Gerindra agar Idris Manggabarani menjadi Ketua DPD.

"Karena kewenangan penentuan Ketua DPD dan Ketua DPC adalah sepenuhnya ada di tangan DPP Gerindra," tegasnya.

Sekretaris DPD Gerindra Sulsel Afiaty Amin Syam juga tidak hadir. Bahkan Afiaty mengancam akan mundur jika Idris menjadi ketua DPD.

"Karena Idris tidak memiliki prestasi apapun di Gerindra dan tidak loyal terhadap partai yaitu Pilpres 2009 dan 2014," tandasnya.

Sebelumnya dalam acara tersebut, seperti dilansir Tribun Timur, La Tinro menyerahkan jabatan Ketua Gerindra kepada Idris. "Pak Idris akan melanjutkan," ujar La Tinro.

Sebelum memutuskan mundur, dia sudah bertemu Ketua Umum DPP Gerindra Prabowo Subianto di Kutai Kartanegara belum lama ini. Meski ditahan Prabowo, dia tetap memutuskan untuk meninggalkan jabatan tersebut karena mau fokus menjalankan bisnis dan membina keluarga.

Dalam pertemuan itu, La Tinro mengaku, diminta Prabowo untuk meminta membawa calon penggantinya. "Itulah sebabnya saya mengusulkan Pak Idris Manggabarani sebagai pengganti dan Pak Prabowo setuju," tandasnya. [zul]

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

UPDATE

Penyegelan Tiffany & Co jadi Pesan Tegas ke Pelaku Usaha yang Curang

Sabtu, 14 Februari 2026 | 01:57

Istri Mantan Kapolres Bima Kota Turut Diperiksa soal Kepemilikan Narkoba

Sabtu, 14 Februari 2026 | 01:36

Dokter Diaspora Kenang Kisah Bersama PDIP saat Bencana Sumatera

Sabtu, 14 Februari 2026 | 01:19

Kepala BGN Hingga Puluhan Perwira Polri Peroleh Bintang Jasa dari Prabowo

Sabtu, 14 Februari 2026 | 00:57

Sekjen PDIP: Bencana adalah Teguran Akibat Kebijakan yang Salah

Sabtu, 14 Februari 2026 | 00:32

Garda Satu Papua Barat Tempuh Jalur Hukum Atasi Aksi Premanisme

Sabtu, 14 Februari 2026 | 00:10

Kerry Riza Chalid Dituntut Bayar Uang Pengganti Rp13,4 Triliun

Sabtu, 14 Februari 2026 | 00:01

Legislator Demokrat Jakarta Pimpin Kader Ziarahi Makam Misan Syamsuri

Jumat, 13 Februari 2026 | 23:54

Polisi Tangkap Warga Malaysia Pengedar Narkoba Senilai Rp39,8 Miliar

Jumat, 13 Februari 2026 | 23:28

BPKH Dorong Peningkatan Diplomasi Ekonomi ke Arab Saudi

Jumat, 13 Februari 2026 | 23:07

Selengkapnya