Berita

Politik

Pemuda Muhammadiyah Juga Bawa Misi Pemberdayaan Ekonomi Ke Pulau Seribu

SENIN, 09 JANUARI 2017 | 12:21 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pemuda Muhammadiyah juga membawa misi pemberdayaan ekonomi umat dalam kunjungan kegiatan ke Kepulauan Seribu. Mereka telah melihat langsung keramba ikan dan berdialog dengan pemilik dan penjaga, termasuk bersama para nelayan.

"Tadi malam kami kumpulkan beberapa nelayan di Pulang Panggang di rumah Pak Soleh, salah satu tokoh masyarakat yang juga punya keramba ikan," jelas Ketua PP Pemuda Muhammadiyah, Masyhuri Mashuda, kepada Kantor Berita Politik RMOL (Senin, 9/1).

Dalam pertemuan tersebut, dia menjelaskan, pihaknya berjanji akan mensinergikan para nelayan dengan perusahaan nasional yang bergerak dalam bidang ekspor ikan.


Salah satunya adalah PT. Kelola Mina Laut yang dimiliki Muhammad Najih, yang saat ini menjabat Ketua Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan PP Muhammadiyah.

Dia menjelaskan PT. Kelola Mina Laut merupakan perusahaan besar yang memenuhi permintaan ikan dari berbagai negara seperti Jepang, Taiwan, China, Korea Selatan, Amerika Serikat, Australia, Eropa, dan Timur Tengah.

"Beberapa nelayan ternyata juga sudah kenal PT KML. Jadi kami tinggal mensinergikan," ungkap Mashuri yang juga bergabung dalam Jaringan Saudagar Muhammadiyah ini.

Pihaknya akan meminta PT. Kelola Mina Laut melakukan pelatihan mulai dari teknologi budi daya ikan kerapu sampai ke pemasaran.

"Selama ini nelayan hanya sampai ke pengepul. Karena terkendala pemasaran. Jadi kita ingin memperpendek mata rantai distribusinya. Supaya nilai ekonomi lebih meningkat dan menguntungkan nelayan," demikian Masyhuri Mashuda.

Selain Masyhuri, turut sejumlah aktivis Pemuda Muhammadiyah lainnya. Di antaranya adalah Pedri Kasman, M. Iqbal, Ichsan Marsha dan Syamsul Bahri Nasution.

Mereka berada di Kepulauan Seribu untuk menghadiri acara Tabligh Akbar dengan tema "Bertadabbur Alquran" di Masjid Jami' Almakmuriyah, Pulau Pramuka.

Acara yang dimulai ba'da shalat zuhur ini digelar Pantia Hari Besar Islam (PHBI) Masjid Jami' Almakmuriyah bekerjasama dengan Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Pemuda Muhammadiyah (Kokam), Irena Center dan didukung Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI).

Pengasuh Pondok Pesantren Darut Tauhid, KH Abdullah Gymnastiar; Wakil Ketua Umum MUI Pusat, KH Misbahul Anam; dan penceramah Ustadzah, Irene Handono akan menjadi penceramah utama.  [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya