Berita

Foto/IZI

Nusantara

Permudah Pelayanan, IZI Luncurkan Layanan Mobile Mustahik

SENIN, 09 JANUARI 2017 | 11:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) meluncurkan program 'Layanan Mobile Mustahik'. Layanan ini berupa dua unit armada motor operasional pelayanan mustahik.

Direktur Pendayagunaan IZI, Nana Sudiana mengatakan kendaraan tersebut dimaksudkan untuk memudahkan layanan bagi mustahik yang datang ke kantor IZI.

Menurut Nana, program layanan mobile mustahik ini untuk memudahkan para mustahik sekaligus juga mengingatkan akan adanya petugas yang selalu siap kapan saja mendatangi mereka dalam penyaluran dana zakat, infak dan sedekah dan bantuan lainnya.


"Layanan mobile mustahik armada motor ini untuk mempermudah dan mempercepat penyaluran bantuan untuk mustahik dengan langsung mendatangi ke lokasi atau tempat tinggal mustahik. Sehingga mustahik tidak perlu datang kembali ke kantor IZI ketika sudah mengajukan permintaan bantuan. Kami cepat bergerak mengantar bantuan kebutuhannya seperti bantuan dana, sembako dan lainnya," kata Nana, Senin (9/1).

Nana menambahkan bahwa untuk sementara dua armada layanan mobile mustahik ini digunakan untuk wilayah Jabodetabek.

"Mohon doa dari semuanya agar layanan mobile mustahik ini dapat memudahkan saudara-saudara kita yang kurang mampu tanpa bersusah payah pulang pergi ke kantor IZI untuk mendapat bantuan," ujar Nana.

Lanjut Nana dalam rilisnya, layanan mobile mustahik ini adalah bagian dari layanan mulia inisiative.

"Untuk layanan mulia mustahik sendiri dalam sebulan sebanyak 242 orang diberikan bantuan. Semoga dengan adanya layanan mobile mustahik ini dapat menambah bantuan yang disalurkan," ungkap Nana.

Nana berharap dengan hadirnya armada motor ini, pelayanan juga semakin maksimal. Selain dari pelayanan kepada mustahik, juga bertujuan mengedukasi dan kemudahan dalam proses sekaligus mempercepat penyaluran bantuan.

"Tugas pokoknya adalah survei mustahik, assessment pengajuan, verifikasi data mustahik, menyalurkan dan melaporkan bantuan," tukasnya. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya