Berita

Politik

Dihadiri Aa Gym, Sekitar Dua Ribu Umat Islam Akan Hadiri Tabligh Akbar Di Pulau Seribu

SENIN, 09 JANUARI 2017 | 10:40 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL.  Pengasuh Pondok Pesantren Darut Tauhid, KH Abdullah Gymnastiar; Wakil Ketua Umum MUI Pusat, KH Misbahul Anam; dan penceramah Ustadzah, Irene Handono akan menjadi penceramah utama dalam acara Tabligh Akbar dengan tema "Bertadabbur Alquran" di Masjid Jami' Almakmuriyah, Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu siang ini.

Acara yang akan dimulai ba'da shalat zuhur nanti digelar Pantia Hari Besar Islam Masjid Jami' Almakmuriyah bekerjasama dengan Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Pemuda Muhammadiyah (Kokam), Irena Center dan didukung Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI).

Ketua Kokam Pemuda Muhammadiyah, Masyhuri Mashuda, menjelaskan Tabligh Akbar tersebut dihelat rangka Maulid Nabi Muhammad SAW.


"Acara ini resmi acara keagamaan untuk syiar Islam," jelasnya kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu (Senin, 9/1).

Masyhuri mengatakan masyarakat setempat antusias menyambut acara tersebut. "Umat Islam sangat welcome. Kami sudah keliling semalam menemui warga," jelasnya.

Dia memperkirakan tak kurang dari dua ribu umat Islam yang akan hadir. Karena tak hanya dari Pulau Pramuka, umat Islam dari pulau-pulau lain yang masuk dalam Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu juga akan meramaikan. Misalnya dari Pulau Panggang.

"Dari Pulau Panggang ada 900-an yang akan hadir. Jam 10 tadi sudah mulai ada yang datang. Ada yang pakai kapal sendiri. Ada juga swadaya, dan ada juga pakai kapal yang disediakan pengusaha. Karena ada 10 kapal milik pengusaha nelayan yang stand by," ungkapnya.

Masyarakat tak sekadar menghadiri. Mereka juga rela merogoh kocek mereka untuk mensukseskan acara tersebut.

"Untuk konsumsi seperti aqua dan snack, masyarakat urunan yang dikoordinir masing-masing RT. Ini sudah dikumpulkan panitia," tandasnya. [zul] 

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Trump Ancam Kenakan Tarif 25 Persen ke Delapan Negara Eropa

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:48

Arsitektur Hukum Pilkada Sudah Semakin Terlembaga

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:40

Serpihan Badan Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:08

Rekonstruksi Kontrol Yudisial atas Diskresi Penegak Hukum

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:00

KAI Commuter Rekayasa Pola Operasi Imbas Genangan di Kampung Bandan

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:51

Seluruh Sumber Daya Harus Dikerahkan Cari Pesawat ATR yang Hilang Kontak

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:45

Tujuh Kali Menang Pilpres, Museveni Lanjutkan Dominasi Kekuasaan di Uganda

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:20

Belasan RT dan Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:13

Ongkos Pilkada Langsung Tak Sebesar MBG

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:50

Delik Hukum Pandji Tak Perlu Dicari-cari

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:45

Selengkapnya