Berita

Politik

Islam Selalu Jadi Garda Terdepan Bela Dan Jaga NKRI

MINGGU, 08 JANUARI 2017 | 02:30 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

RMOL. Saat ini sedang terjadi proses perebutan wacana klaim kebenaran tentang siapa yang paling menjaga kebhinekaan dan NKRI. Salam kondisi ini, sikap autentik beragama,  akan menjadi jalan keluar dari wacana itu.

Demikian disampaikan Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jawa Barat, Iu Rusliana, saat memberikan arahan pada Musyawarah Daerah Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Sukabumi, di kampus Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Kota Sukabumi, Sabtu (07/1).

Ada aksi bela Islam yang menegaskan komitmennya menjaga kebhinnekaan dan NKRI, dimana kita ada di dalamnya. Namun ada juga parade Bhinneka Tunggal Ika. Dari perspektif wacana, saya melihat ini cara untuk membangun klaim kebenaran. Lihat pertarungannya di media massa dan media sosial,” kata Iu.


Tak diragukan lagi, lanjut Iu Rusliana, sejarah telah memberikan bukti bahwa Islam Indonesia dan Muhammadiyah di dalamnya, menjadi garda terdepan dalam menjaga kebhinnekaan dan NKRI.

Baca sejarahnya dengan benar. Dalam perjuangan kemerdekaan, saham perjuangan umat Islam terbesar. Kami ingin elit politik dan pemimpin bangsa ini jujur dan bersikap adil. Bahkan Muhammadiyah sejak Muktamar 2015 lalu menerima negara  Pancasila sebagai Dar Al-Ahdi wa al-Syahadah.

Belum lagi saat penentuan Pancasila dan UUD 1945, tokoh Islam yang saat itu ada Ki Bagus Hadikusumo dan Kasman Singodimejo akhirnya menerima hilanganya kalimat kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk- pemeluknya.  Saya kira kita tidak bisa menyebut semua pengorbanan umat Islam untuk bangsa ini saking terlalu banyaknya,” tandasnya. [ysa]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya