Berita

Nusantara

Novel FPI: Tidak Ada Pengeroyokan Terhadap Kader PDIP

SABTU, 07 JANUARI 2017 | 22:44 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Front Pembela Islam (FPI) menyayangkan kabar yang beredar bahwa sejumlah anggota FPI Jakarta telah melakukan pengeroyokan terhadap kader PDIP bernama Widodo.

Widodo adalah pengurus ranting PDIP Jelambar, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Sekretaris Dewan Syuro FPI Jakarta, Novel Chaidir Hasan Bamukmin menjelaskan, tidak ada pengeroyokan, yang terjadi adalah Widodo berduel satu lawan satu dengan anggota FPI.


"Ini harus diluruskan. Laporannya dikeroyok tujuh orang. Ini yang menyebar media liberal, memang musuhin kita. Kita dipojokin terus, kita sih netral aja, nggak usah berpihak," kata Novel, Sabtu (7/1), seperti dikabarkan RMOL Jakarta.

Novel menjelaskan, saat ada kampanye Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, Jumat kemarin (6/1), Widodo yang hadir disitu menantang siapa aja anggota FPI.

Kebetulan, kata Novel, malamnya ketemu sama salah satu yang ditantang itu, dan akhirnya terjadi perkelahian.

"Tidak ada pengeroyokan, ini harus ada pelurusan opini, difitnah kita ini. Bahaya ini, bisa jadi rame. Saya juga udah mengimbau (kepada anggota FPI) supaya jangan terprovokasi, jangan terpancing dimanapun juga," tukasnya.

Informasi lain, awalnya terjadi adu mulut antara korban dan pelaku pada Jumat siang. Saat itu, korban mendampingi kampanye calon wakil gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat di wilayah Petamburan, Jakarta.

Semula, blusukan Djarot berjalan kondusif hingga dia melewati sebuah poskamling. Di sana duduk sekitar lima orang, yang diduga anggota sebuah organisasi masyarakat, FBI. Mereka berteriak dan menolak kehadiran Djarot.

Penolakan mereka masih terkait dengan dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Lantaran tidak suka dengan tindakan mereka, sempat terjadi adu mulut antara korban dan kelompok penolak Djarot itu. Namun, pihak kepolisian saat itu melerai kedua belah pihak. [rus]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya