Berita

Foto/RM

Politik

Prabowo Gunakan Jurus "Coattail Effect" Bantu Anies

SABTU, 07 JANUARI 2017 | 21:38 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Di dalam komunikasi politik ada istilah coattail effect atau efek figur, seorang tokoh ikut mendongkrak elektibilitas sang kandidat.

Ketika tokoh tersebut atau elit penentu turun gunung ikut berkampanye, diharapkan dapat mendompleng, dan kandidat tersebut mendapat limpahan elektoral.

Demikian analisi pengamat politik dari UIN Jakarta, Pangi Syarwi Chaniago menanggapi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang ikut turun gunung bersama Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, mengunjungi Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (7/1).


"Dalam setiap kampanye seringkali ketua umum, artis, publik figur turun gunung dalam rangka menyuntikkan elektoral untuk pasangan kandidat," ujar Direktur Eksekutif Voxpol Center ini kepada redaksi sesaat lalu.

Tidak hanya Prabowo, Ketua Umum Partai Demokrat SBY dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri juga dipastikan akan turun dalam kampanye bersama kandidat yang diusung parpol mereka.

"Namun pertanyaan sederhana, seberapa efektif figur sentral menaikkan bobot elektoral sang kandidat, berhasil meningkatkan elektibilitas dan popularitas sang calon?" ujar Pangi.

Menurutnya, ini sangat bergantung dan bertumpu pada kapasitas dan kapabilitas sang calon. Tidak mutlak bertumpu pada "pendompleng".

"Calon sendiri harus bagus popularitas, akseptabilitas dan elektibilitasnya. Figur sentral atau jenderal lapangan turun gunung hanya untuk mendompleng elektibilitas tidak mutlak menentukan, kalau sang kandidat sendiri elektibilitasnya anjlok," tukas Pangi. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya