Berita

Foto/Net

Politik

KABAR RESHUFFLE

Gerindra Akan Jeblok Kalau Tergiur Empat Pos Menteri

JUMAT, 06 JANUARI 2017 | 11:15 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Partai Gerindra sebaiknya tidak tegiur dengan empat pos kementerian yang ditawarkan oleh Istana.

"Penawaran empat pos menteri ke Gerindra adalah ujian bagi parpol tersebut," kata Direktur Eksekutif Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago, Jumat (6/1).

Sebelumnya, partai oposisi yang dipimpin Prabowo Subianto itu dikabarkan mendapat tawaran bergabung dengan pemerintahan Jokowi-JK. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono bahkan mengatakan, Gerindra ditawari empat pos kementerian sekaligus.


Menurut Pangi, kalau sampai Gerindra tergiur dan menerima tawaran itu, sudah hampir bisa dipastikan citra Gerindra bakal jeblok habis, terutama di Pemilu 2019 menadatang.

Namun Pangi dapat memahami, tawaran itu pasti diperbincangkan serius di internal, termasuk pasti menimbulkan pro dan kontra.

"Terkadang memang tidak gampang juga. Parpol itu butuh amunisi dan cost politik yang tidak sedikit. Sehingga mereka realistis kemudian masuk ke pemerintah, minimal parpol tidak kering. Karena opisisi kering dan tidak dapat kue kekuasaan," imbuhnya.

Kalau benar nanti Gerindra bergabung dengan pemerintah, maka negara dipastikan hampir tidak punya oposisi yang kuat. Dan ini sangat disayangkan dalam era demokrasi.

"Dalam dunia demokrasi sangat dibutuhkan untuk saling koreksi dan mengingatkan pemerintah," tukas Pangi. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya