Berita

Jokowi-Prabowo/Net

Politik

Dua Kemungkinan Jokowi Rangkul Gerindra

JUMAT, 06 JANUARI 2017 | 09:37 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Walaupun pihak Istana sudah membantah soal kabar kocok ulang kabinet dalam waktu dekat, tapi kabar perombakan (reshuffle) kabinet jilid III terus berhembus kecang.

Alasannya, Partai Gerindra, partai oposisi yang dipimpin Prabowo Subianto mendapat tawaran bergabung dengan pemerintahan Jokowi-JK. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono bahkan mengatakan, Gerindra ditawari empat pos kementerian sekaligus.

Direktur Eksekutif Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago mengatakan ada dua kemungkinan kenapa Jokowi ingin merangkul Gerindra.


Pertama, Jokowi ingin terus memperkuat pemerintahannya. Mengingat Gerindra adalah partai terbesar ketiga di Parlemen.

"Apalagi kedekatan Jokowi dengan Prabowo belakangan ini cukup dekat," ujar Pangi, Jumat (6/1).

Dan kalau Gerindra bergabung dengan pemerintah, maka sudah selelai Jokowi menaklukkan parpol aposisi yang selama ini sempat merongrong dan menganggu stabilitas dan pemerintahan.

Kemungkinan kedua, lanjut Pangi, Jokowi sepertinya belum diterima kaffah (keseluruhan) di keluarga PDI Perjuangan, khususnya di hati Megawati Soekarnoputri.

"Jokowi juga sulit berharap banyak ke PDIP. Makanya Jokowi harus lihai dan main mata dengan partai lain termasuk Gerindra," ungkap dosen politik UIN Jakarta ini. [rus]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya