Berita

Pramono Anung/Net

Politik

Jokowi Bersikukuh Golkan Program Listrik 35.000 Mw

JUMAT, 06 JANUARI 2017 | 08:53 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Rapat Dewan Energi Nasional (DEN) memutuskan program pengadaan listri 35.000 megawatt (Mw) menjadi target sampai dengan tahun 2019 pada Rencana Umum Energi Nasional (RUEN).

Demikian disampaikan Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung dalam rilis resminya, Jumat (6/1). Kemarin, Presiden Joko Widodo didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla memimpin sidang paripurna DEN dan rapat terbatas, di Kantor Presiden, Jakarta.

"Dalam RUEN telah ditetapkan, diputuskan kembali walaupun untuk mencapai 35.000 MW bukan persoalan yang mudah, Presiden dan Wakil Presiden tetap memutuskan itu menjadi target sampai dengan tahun 2019," kata Seskab.


Walaupun dalam perhitungan baik oleh PT (Persero) Perusahaan Listrik Negara (PLN) maupun Menteri ESDM kurang lebih bisa dicapai plus minus 20-22.000 MW, menurut Seskab, Presiden tetap menetapkan bahwa untuk proyek 35.000 MW targetnya tetap diputuskan. (Baca: Jokowi Hitung Ulang Proyek Listrik 35 Ribu Megawatt)

Sementara yang terkait dengan energi baru terbarukan, menurut Seskab, karena Indonesia sudah meratifikasi COP Paris dan kemudian kemarin di Maroko juga sudah dilakukan, maka apa yang sudah menjadi kesepakatan atau keputusan hal yang berkaitan dengan energi baru terbarukan akan mengikuti itu.

"Sehingga target pada tahun 2017, walaupun kita mengestimasi baru bisa 7 persen, maka target itu memang sudah ditetapkan 11 persen," jelas Mas Pram, panggilan akrab Pramono Anung seraya menambahkan, untuk tahun 2025 targetnya adalah 23 persen.

Untuk itu, lanjut Seskab, Presiden meminta kepada Menteri ESDM dan juga DEN membuat blue print jangka panjang. Tidak hanya bergantung pada energi fossil, tetapi pada energi-energi baru terbarukan lainnya seperti udara, kemudian arus laut, biodiesel, dan sebagainya.

"Itu akan ditangani secara lebih serius oleh Menterti ESDM dan Dewan Energi Nasional," ujarnya.

Mengenai Peraturan Presiden (Perpres) mengenai Rencana Umum Energi Nasional (RUEN), Seskab menegaskan, akan dikeluarkan dalam waktu-waktu ini. [rus]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya