Berita

Ilustrasi/net

Hukum

Royke Janji Beri Sanksi Terberat Buat Polantas Nakal

KAMIS, 05 JANUARI 2017 | 12:02 WIB | LAPORAN:

Kepala Korps Lalu Lintas Polri yang baru, Brigjen Pol Royke Lumowa, berjanji akan meneruskan program pendahulunya, Irjen Pol Agung Budi Maryoto. Royke sendiri memiliki program utama, yaitu menghilangkan Polantas "nakal" di semua lini.‎

"Obsesi saya bagaimana agar membuat Polantas lebih baik, bagaimana menjaga keseimbangan keamanan. Karena erat kaitannya dengan kecelakaan lalin dan menekan angka korban kecelakaan," kata Royke, dalam keterangan persnya, Kamis (5/1).

Teman seangkatan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian di Akpol itu menegaskan bakal memberi sanksi terberat kepada Polantas nakal. Sebaliknya, mantan Dirlantas Polda Metro Jaya itu berjanji memberi penghargaan kepada anggotanya yang berprestasi.


"Itu sudah ada aturannya. Yang melanggar diberikan hukuman. Yang bagus kami berikan penghargaan," kata mantan Kapolda Papua Barat itu.

Selain itu, Royke juga berkomitmen tetap melanjutkan program Irjen Pol Agung Budi yang kini menjabat Kapolda Sumatera Selatan.

Sebelumnya, Irjen Pol Agung Budi menyampaikan agar Royke tetap memprioritaskan program utama Kapolri. Menurutnya, program bertajuk polisi profesional, modern, dan terpercaya (promoter) harus digalakkan. Hal ini untuk mengembalikan citra baik Polri ke mata masyarakat.

"Selamat amanah yang baru pada rekan kami Royke Lumowa. Tentunya dengan pengalaman beliau kita yakin percaya ke depan Korlantas Polri lebih maju lagi dalam merealisasikan program promoter," timpal Agung.

Seperti diketahui, mutasi pimpinan Korlantas berjalan berdasarkan Surat Telegram Kapolri nomor ST/2987/XII/2016 tertanggal 12 Desember yang ditandatangani Wakapolri Komisaris Jenderal Pol Syafruddin. [ald]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya