Berita

Hukum

KASUS E-KTP

Masih Di Amerika, Novanto Tidak Penuhi Undangan KPK

RABU, 04 JANUARI 2017 | 15:59 WIB | LAPORAN:

Ketua DPR RI, Setya Novanto, kembali dijadwalkan diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk kasus dugaan korupsi proyek KTP elektronik atau e-KTP.

Tetapi, hari ini Novanto batal hadir dalam pemeriksaan dengan dalih masih berada di luar negeri.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, menjelaskan, pihaknya telah menerima surat keterangan dari Novanto yang menjelaskan tidak bisa hadir dalam pemeriksaan penyidik KPK.


Sedianya, bekas Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI itu akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Sugiharto. Dan, akan diminta keterangan terkait sejumlah informasi proses serta pembahasan proyek e-KTP.

"Informasi yang kami terima memang ada permintaan penjadwalan ulang karena saksi (Novanto) masih berada di AS (Amerika Serikat)," kata Febri saat dikonfirmasi, Rabu (4/1).

Panggilan pemeriksaan hari ini bukan yang pertama bagi Novanto. Sebelumnya, penyidik memeriksa dirinya sebagai saksi tersangka Irman pada Selasa 13 Desember 2016.

Febri pernah mengatakan, pihaknya akan kembali memeriksa sejumlah anggota DPR yang memiliki posisi strategis saat proyek senilai Rp 5,9 triliun ini bergulir, tak terkecuali Novanto yang saat itu menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar. Pemeriksaan terhadap anggota DPR berkaitan dengan pembahasan anggaran proyek e-KTP di lembaga itu. [ald]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya