Berita

Presiden Jokowi/Net

Hukum

Di Tahun Ini, Penegakan Hukum Harus Dikonkritkan

SELASA, 03 JANUARI 2017 | 19:40 WIB | LAPORAN:

Di Tahun 2017, pekerjaan rumah yang harus dikerjakan oleh pemerintahan Jokowi masih banyak dan perlu dikonkritkan.

Begitu dikatakan pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Siti Zuhro kepada wartawa, Selasa (3/1).

Dia mengakui tahun 2016 kemarin ada pencapaian-pencapaian yang menggembirakan dan ada pula yang tidak menggembirakan dari kinerja Presiden Jokowi dan para menterinya.


"Tapi pekerjaan rumah pemerintahan Jokowi di tahun 2017 ini masih sangat banyak yang harus dieksekusi atau dikonkritkan," kata siti Zuhro.

Hal yang paling mendasar adalah dalam membangun penegakan hukum dan keadilan. Sebab, penegakan hukum sesungguhnya sangat penting dilakukan karena tak hanya sebagai landasan utama bagi pembangunan ekonomi saja tapi juga politik dan sosial budaya.

"Pembangunan bidang hukum ini tak bisa ditawar dan harus dilakukan secara serius tanpa basa basi. Karena ini adalah taruhan bagi kredibilitas Jokowi selaku presiden," ujarnya.

Indonesia harus mengedepankan trust building karena nilai saling percaya dan menghormati menjadi pondasi yang tak bisa disepelekan dalam proses demokrasi.

"Mengembangkan nilai-nilai tersebut sangat diperlukan. Sebab kalau gagal mewujudkan ini berarti demokrasi yang kita bangun akan bopeng-bopeng karena  tidak pernah substantif," tegas Siti Zuhro. [ian]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya