Berita

Hukum

Malam Tahun Baru, Ratusan Orang Asing Diciduk

MINGGU, 01 JANUARI 2017 | 14:45 WIB | LAPORAN:

Sebanyak 125 orang warga negara asing ditahan saat perayaan pergantian malam tahun baru atas dugaan pelanggaraan UU 6/2011 tentang Keimigrasian.

Yurod Saleh Direktur Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian menjelaskan, pasal yang dilanggar ratusan orang WNA itu bervariasi, mulai dari overstay, tidak dapat menunjukkan paspor ketika diminta petugas, hingga penyalahgunaan Izin Tinggal Keimigrasian.

Terbanyak dari berada di wilayah DKI Jakarta dengan sebaran sebagai berikut:


Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Jakarta Selatan, mengamankan 10 orang asing, dari negara Italia, India, Perancis, Guinea, Tiongkok dan Australia.

Kantor Imigrasi Kelas I khusus Soekarno Hatta mengamankan lima orang asing. Empat dari Tiongkok dan seorang dari Korea Selatan.

Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Pusat mengamankan 11 orang asing, terdiri dari enam warga India dan lima warga Nigeria.

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Jakarta Barat mengamankan 11 orang asing yang mayoritas berkewarganegaraan Tiongkok delapan orang, dua warga negara Hong Kong dan satu warga Malaysia.

Kantor Imigrasi Jakarta Utara mengamankan dua warga Tiongkok.

Kantor Imigrasi kelas I khusus Surabaya mengamankan tujuh warga Tiongkok.

Kantor Imigrasi Sorong mengamankan tiga warga Tiongkok.

Mereka saat ini masih dalam tahap pemeriksaan oleh Penyidik Imigrasi.

"Mereka dapat dikenakan tindakan administratif keimigrasian berupa membayar biaya dan denda, deportasi dan penangkalan maupun sanksi pidana dengan ancaman 5 tahun penjara sebagaimana diatur dalam UU Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian" urai Yurod di kantor Ditjen Imigrasi, Jakarta, Minggu (1/1).[wid]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya