Berita

Mahyudin/Humas MPR RI

Waka MPR: Rakyat Harus Mencapai Keadilan Di 2017

MINGGU, 01 JANUARI 2017 | 07:29 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Wakil Ketua MPR Mahyudin merayakan malam pergantian tahun bersama masyarakat Kecamatan Biduk-Biduk Kabupaten Berau di lapangan kecamatan, Sabtu malam (31/12).

Di tempat ini Mahyudin menggelar malam tahun baru bersama dua saudaranya, Mahyunadi dan Marsidik.

Ratusan warga Kecamatan Biduk-Biduk sudah memenuhi lapangan sejak pukul 20.00 WIB. Malam pergantian tahun ini diisi dengan mendatangkan biduan dari ibukota Melinda dan grup band The Next Band Sangatta. Selain itu juga diwarnai pesta kembang api.


Mahyudin menjelaskan sengaja merayakan tahun baru di Biduk-Biduk untuk mempromosikan daerah ini sebagai kawasan wisata. Kecamatan Biduk-Biduk dikenal dengan destinasi wisata Labuan Cermin, air terjun tiga tingkat, pantai yang indah, dan pulau wisata.

"Kalau merayakan tahun baru di tempat wisata nasional sekaligus mempromosikan wisata itu. Kalau jalan-jalan ke luar (negeri) pemborosan bagi devisa negara," katanya kepada pers di Biduk-Biduk, Sabtu malam (31/12).

Menyongsong tahun 2017 Mahyudin berharap Indonesia lebih baik sesuai dengan tujuan bernegara yaitu mencapai kemakmuran dan keadilan.

"Rakyat kita semakin makmur dan mencapai keadilan," pintanya.

Dia juga berharap pemerintahan Indonesia di bawah Presiden Joko Widodo semakin aspiratif memperjuangkan rakyat mewujudkan ekonomi yang lebih baik pada tahun 2017 ini.

Selain itu Mahyudin juga berharap di tahun mendatang persatuan Indonesia semakin kuat dan kembali pada jati diri bangsa dengan ideologi Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.

"Saya berharap persatuan Indonesia lebih baik lagi," imbuhnya.

Sedangkan untuk MPR pada tahun 2017 ini, lanjut Mahyudin, tetap menjalankan Sosialisasi Empat Pilar MPR dan melanjutkan rekomendasi dari Lembaga Pengkajian tentang kajian perubahan (amandemen) UUD NKRI Tahun 1945, termasuk wacana tentang GBHN.

"Semua masih dikaji dan dikembalikan kepada fraksi-fraksi di MPR," ujarnya.[wid]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya