Berita

Haedar Nashir/Net

Politik

Ketum PP Muhammadiyah: Apalah Artinya Kebiasaan Mobilisasi Massa Tanpa Disertai Kekuatan Kualitas

MINGGU, 01 JANUARI 2017 | 04:03 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Sebagai mayoritas, umat Islam Indonesia harus menjadikan tahun baru untuk maju dalam kehidupan, termasuk dalam ekonomi dan pendidikan. Dua aspek tersebut sangat penting dan strategis bagi kemajuan Islam untuk tumbuh menjadi kekuatan yang berkualitas.

Demikian disampaikan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, terkait dengan pergantian tahun sebagaimana keterangan yang diterima redaksi, Sabtu malam (31/12).

"Apalah artinya jumlah yang banyak maupun kebiasaan mobilisasi massa untuk unjuk kekuatan manakala tidak disertai dengan kekuatan kualitas di bidang ekonomi dan pendidikan. Bangsa maju dan modern itu tingkat ekonomi dan pendidikannya tinggi," ungkap Haedar.


Maka, sambung Haedar, umat harus melangkah pada tahun baru dengan spirit maju. Manakala umat Islam selama ini sering terabaikan dan terpinggirkan, antara lain karena belum menjadi umat  yang unggul dan mandiri.

"Kita lemah secara ekonomi dan pendidikan, sehingga kalah bersaing dengan golongan lain yang minoritas. Jika ingin kuat secara politik juga harus didukung dengan kekuatan ekonomi dan pendidikan," kata Haedar.

"Alhamdulillah Muhammadiyah relatif lebih maju dalam pendidikan, kini diperlukan kekuatan baru di bidang ekonomi. Aspek pendidikan pun harus terus ditingkatkan kualitasnya agar lebih unggul dan kompetitif. Maka, jangan berhenti beramal usaha yang produktif guna meraih kemajuan," demikian Haedar. [ysa]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Sidang 6 Agustus Bukan Kemenangan yang Dianulir

Jumat, 31 Juli 2026 | 04:05

Jakarta Libatkan Kawasan Aglomerasi dalam Lestarikan Budaya Betawi

Jumat, 31 Juli 2026 | 04:01

Pengurangan Timbulan Sampah Plastik Bisa Dimulai dari Pasar Tradisional

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:44

Timnas Garuda Bidik Tiga Poin dari Timor Leste

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:17

Hariman hingga Bursah Zarnubi Ramaikan Peluncuran Enam Buku Isti Nugroho

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:00

Wakapolri-Wamenhut Konsolidasi Hadapi El Nino dan Karhutla

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:23

Pembunuh Perempuan di Kamar Kos di Grogol Petamburan Dibekuk

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:13

Fahira Idris Sodorkan Tujuh Rekomendasi Bangun Jakarta

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:02

Kawasan Transmigrasi Harus Punya Daya Tarik Investasi

Jumat, 31 Juli 2026 | 01:39

Peluncuran Enam Buku

Jumat, 31 Juli 2026 | 01:28

Selengkapnya