Berita

Net

Politik

Ikut Pilkada, Parpol Cuma Andalkan Elektabilitas Calon

SABTU, 31 DESEMBER 2016 | 19:44 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Partai politik sebagai penampung aspirasi masyarakat selama ini menyandarkan elektabilitas dalam menentukan pasangan calon kepala daerah yang akan diusung.

Menurut pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah M. Afifuddin, elektabilitas tersebut selalu berdasarkan hasil survei yang dilakukan sejumlah lembaga.

"Harusnya partai politik kalau punya mekanisme internal maka percaya diri saja dengan mekanisme internalnya. Kalau punya kader terbaik dan punya kader yang secara organisasi bisa dilacak, dan punya sisi kaderisasi yang baik langsung saja didorong," katanya dalam diskusi 'Refleksi Akhir Tahun: Kerakyatan dalam Pemilu' di Bakoel Koffie, Cikini, Jakarta (Sabtu, 31/12).


Selain menjunjung tinggi elektabilitas, parpol juga punya penilaian lain dalam mengusung pasangan calon. Namun, penilaian itu bukan hal yang substansial jika dikaitkan dengan aspirasi masyarakat.

Di kesempatan yang sama, Dewan Penasihat Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Siti Khofifah menambahkan, penilaian lain yang dilakukan parpol dalam mengusung calon kepala daerah adalah faktor kepemilikan materi.

"Selama ini parpol masih pertimbangkan pertama elektabilitas pasangan calon, kalau artis tenar langsung direkrut, kedua masalah kepemilikan modal," tegasnya. [wah]

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya