Berita

Foto/Net

Nusantara

TAHUN BARU

Anggota Pramuka Diminta Lebih Hati-hati Mengamankan Jalan Raya

SABTU, 31 DESEMBER 2016 | 11:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Belajar dari tertabraknya Memet Saparuddin dan Fajar Ahsani (Anggota Pramuka Kwarcab Cirebon), saat melancarkan lalu lintas lebaran, pada Juli tahun 2016 lalu. Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Adhyaksa Dault meminta ribuan anggota Pramuka yang turun melancarkan jalan raya saat pergantian tahun 2017 lebih berhati-hati.

"Anggota Pramuka selalu turun saat hari-hari besar, libur panjang, pergantian tahun untuk membantu kepolisian melancarkan jalan raya, adik-adik kita ini sukarelawan. Mereka telah dibekali ilmu mengatur lalu lintas, jadi mohon kepada pengguna jalan agar mengikuti arahan adik-adik Pramuka selama di jalan. Saya tidak ingin kejadian tertabraknya Kak Memet dan Kak Fajar terulang kembali," kata Adhyaksa di Kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat (31/12), seperti dalam rilis Pramuka.

Selain itu, Adhyaksa juga meminta kepada seluruh anggota Pramuka yang bertugas di jalan raya agar lebih berhati-hati. Mantan Menpora 2004-2009 ini meminta anggota Pramuka menggunakan sarung tangan, masker dan helm. Hal ini juga disampaikannya lewat akun Instagram (https://www.instagram.com/adhyaksadault/), merespon aksi simpatik yang dilakukan anggota Pramuka dari DKR Cibinong dan DKC Kab Bogor.


"Kepada pengguna jalan, ikuti arahan adik-adik Pramuka ini yah. Untuk adik-adik Pramuka yang bertugas, sebaiknya gunakan masker dan helm. Salam hormat saya untuk pengabdian adik-adik Pramuka dari DKC Kab Bogor," tulis Adhyaksa di akun instagramnya kemarin sore.

Diketahui puncaknya kemarin dan hari ini, ribuan anggota Pramuka di berbagai daerah turun ke jalan membantu Kepolisian melancarkan jalan raya saat pergantian tahun. Gerakan Pramuka sendiri memiliki Saka Pramuka Bhayangkara, yaitu sebuah Satuan Karya Pramuka yang bekerjasama dengan Kepolisian Republik Indonesia, untuk keamanan dan ketertiban masyarakat. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya