Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Penanganan Bencana Bima Harus Maksimal

SABTU, 31 DESEMBER 2016 | 00:07 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Bencana banjir bandang di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) telah menyebabkan kerusakan dan kerugian yang luar biasa. Ratusan rumah hancur, korban luka-luka dan fasilitas publik yang rusak. Karena itu, perlu perhatian maksimal dari berbagai pihak untuk proses pemulihan bencana ini.

Demikian disampaikan Wakil Ketua DPD RI, Farouk Muhammad. Farouk mendatangi  puluhan titik bencana dan melakukan koordinasi penanganan bencana banjir Bima, selama tiga hari. Hal itu, dilakukan untuk memastikan tahapan rehabilitasi dan rekontruksi dapat berjalan dengan baik.

Terkait ketersediaan logistik saat meninjau gudang bantuan di kantor walikota Bima, Farouk melihat bahwa gudang logistik telah menggunakan beberapa ruangan di Kantor Walikota dan dikelola sukarelawan dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang profesional dan berpengalaman. Semua barang yang masuk baik yang berasal dai program Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), instansi pemerintah, maupun sumbangan dari masyarakat, baik lembaga dan kelompok maupun perorangan dicatat secara baik dan bertanggungjawab.


"Insyaallah, stock barang dipandang cukup dan terdapat 15 jenis barang, mulai dari makanan sampai sabun dan lainnya," ujar Farouk, dalam keterangan beberapa saat lalu (Sabtu, 31/12)

Di bidang pendidikan, dalam pertemuan Farouk bersama Kepala BNPB dengan Menteri pendidikan dan kebudayaan (Mendikbud) Muhajir Effendy menyatakan bahwa setiap siswa yang berjumlah 31.000 lebih akan menerima bantuan beberapa stel pakaian seragam dan 1 stel pakaian pramuka serta 1 paket school kit. [ysa]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Sidang 6 Agustus Bukan Kemenangan yang Dianulir

Jumat, 31 Juli 2026 | 04:05

Jakarta Libatkan Kawasan Aglomerasi dalam Lestarikan Budaya Betawi

Jumat, 31 Juli 2026 | 04:01

Pengurangan Timbulan Sampah Plastik Bisa Dimulai dari Pasar Tradisional

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:44

Timnas Garuda Bidik Tiga Poin dari Timor Leste

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:17

Hariman hingga Bursah Zarnubi Ramaikan Peluncuran Enam Buku Isti Nugroho

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:00

Wakapolri-Wamenhut Konsolidasi Hadapi El Nino dan Karhutla

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:23

Pembunuh Perempuan di Kamar Kos di Grogol Petamburan Dibekuk

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:13

Fahira Idris Sodorkan Tujuh Rekomendasi Bangun Jakarta

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:02

Kawasan Transmigrasi Harus Punya Daya Tarik Investasi

Jumat, 31 Juli 2026 | 01:39

Peluncuran Enam Buku

Jumat, 31 Juli 2026 | 01:28

Selengkapnya