Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Pak Jokowi, Data 21 Ribu TKA Tiongkok Masih Disangsikan

JUMAT, 30 DESEMBER 2016 | 12:36 WIB | LAPORAN:

Setidaknya ada dua pendapat mengenai isu lebih dari 10 juta tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok.

"Pertama isu TKA ilegal hanya propoganda. Pendapat lain mengatakan, dugaan selama ini benar adanya," kata Direktur Eksekutif Foxpol Center Pangi Syarwi Chaniago kepada wartawan di Jakarta, Jumat (30/12).

Hemat dia, sebaiknya data riil dan akurat TKA asal Tiongkok yang dimiliki pihak imigrasi dibuka saja.


"Berapa sebenarnya jumlah TKA yang sudah masuk ke negara ini," ujarnya.

Presiden Jokowi juga, kata dia, harus berbicara apa adanya berdasarkan data pihak imigrasi. Jika memang sudah tak terbendung dan mengancam keamanan nasional, maka pemerintah harus tegas dan mengambil langkah serius.

"Misalnya harus melakukan evaluasi dan monitoring terkait bebas visa dan seterusnya. Kapan perlu moratorium TKA yang masuk, untuk meminimalisir TKA ilegal," lanjutnya.[wid].

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Jepang Akui Otonomi Sahara Solusi Paling Realistis

Minggu, 10 Mei 2026 | 12:21

Pencanangan HUT Jakarta Bawa Mimpi Besar Jadi Kota Global

Minggu, 10 Mei 2026 | 12:02

Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah Jadi 4 Kategori, Ini Daftarnya

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:40

Kritik Amien Rais Dinilai Bermuatan Panggung Politik

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:30

Pramono Optimistis Persija Menang Lawan Persib

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:18

Putin Klaim Perang Ukraina Segera Berakhir, Siap Temui Zelensky untuk Damai

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:10

JK Negarawan, Pemersatu Bangsa, dan Arsitek Perdamaian Nasional yang Patut Dihormati

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:48

BMKG-BNPB Lakukan OMC Kendalikan Potensi Karhutla di Sumsel

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:41

Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Tanpa Sepengetahuan Irak

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:23

KPK Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Anggota BPK Haerul Saleh

Minggu, 10 Mei 2026 | 09:44

Selengkapnya