Berita

Bisnis

Adopsi Manufaktur Bersih, APP Targetkan Hemat Energi 5 Persen

KAMIS, 29 DESEMBER 2016 | 13:56 WIB | LAPORAN:

Salah satu unit industri Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas, Pindo Deli Pulp and Paper Mills Karawang terus berinovasi melakukan upaya penghematan energi dan sumber daya dalam proses produksinya.

Bekerja sama dengan IDH Sustainable Trade Initiative, Pindo Deli yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat mengadopsi Clean Manufacturing Program (Program Manufaktur Bersih) dalam seluruh proses produksi kertas, tisu dan produk kemasan mereka.

Program Manufaktur Bersih ini menekankan pada peningkatan efisiensi energi dan mengurangi emisi gas rumah kaca sebagai bagian dari komitmen Roadmap Vision 2020 yang dicanangkan sejak 2012 silam oleh APP Sinar Mas.


Selain itu, program ini mendukung pencapaian Nationally Determined Contribution (NDC) pemerintah Indonesia, sebagaimana tertuang dalam Paris Agreement, yang menargetkan penurunan emisi Gas Rumah Kaca sebesar 29 persen pada tahun 2030.

Kegiatan adaptasi Manufaktur Bersih dimulai pada triwulan keempat 2016 hingga triwulan keempat 2017 mendatang dan dilakukan melalui analisis potensi efisiensi energi, implementasi dan pembelajaran bersama.

Analisis potensi efisiensi energi diperlukan untuk mengidentifikasi peluang konservasi energi dan aksi mitigasi jangka pendek dan jangka panjang. Implementasi akan dilakukan berdasarkan peluang konservasi energi yang optimal dan aksi mitigasi yang terstruktur.

Direktur APP Sinar Mas, Suhendra Wiriadinata menekankan pentingnya upaya penghematan sumber daya dalam proses produksi kertas ini, karena kebutuhan akan kertas terus meningkat sementara sumber daya pendukung justru kian terbatas.

"Langkah yang diambil oleh Pindo Deli Karawang ini merupakan upaya APP kami untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan kondisi. Kami menerapkan upaya penghematan sebagai sebuah pesan kepada generasi mendatang, bahwa energi itu terbatas, dan kita harus bijak dalam pemanfaatannya," tutur Suhendra.

Melalui upaya penghematan ini, ditargetkan pada tahun pertama pelaksanaan Program Manufaktur Bersih ini, bisa menghemat konsumsi energi di pabrik minimal sebesar 5 persen dan semakin bertambah di tahun-tahun mendatang.

"Tahap selanjutnya dari Program Manufaktur Bersih ini adalah terciptanya wadah untuk mendukung knowledge transfer (transfer ilmu pengetahuan) antar-karyawan dan hal ini bisa direplikasi di unit industri lain serta dapat menurunkan biaya produksi dan energi secara keseluruhan di produksi pulp & paper APP Sinar Mas," sambung Suhendra.[wid] 

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Jepang Akui Otonomi Sahara Solusi Paling Realistis

Minggu, 10 Mei 2026 | 12:21

Pencanangan HUT Jakarta Bawa Mimpi Besar Jadi Kota Global

Minggu, 10 Mei 2026 | 12:02

Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah Jadi 4 Kategori, Ini Daftarnya

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:40

Kritik Amien Rais Dinilai Bermuatan Panggung Politik

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:30

Pramono Optimistis Persija Menang Lawan Persib

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:18

Putin Klaim Perang Ukraina Segera Berakhir, Siap Temui Zelensky untuk Damai

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:10

JK Negarawan, Pemersatu Bangsa, dan Arsitek Perdamaian Nasional yang Patut Dihormati

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:48

BMKG-BNPB Lakukan OMC Kendalikan Potensi Karhutla di Sumsel

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:41

Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Tanpa Sepengetahuan Irak

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:23

KPK Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Anggota BPK Haerul Saleh

Minggu, 10 Mei 2026 | 09:44

Selengkapnya