Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Rupiah Menguat Jelang Tahun Baru

KAMIS, 29 DESEMBER 2016 | 11:39 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Menjelang tahun perdagangan baru, Rabu kemarin (28/12), rupiah menguat terhadap dolar AS, dengan kisaran Rp 13.440 per dolar AS. Dolar berpotensi menguat karena prospek kenaikan suku bunga di tahun 2017 sehingga pasar berkembang mungkin semakin tertekan, begitu pula dengan Rupiah.

Demikian disampaikan analis dari FXTM, Lukman Otunuga. Menurut Lukman, harga minyak WTI meningkat pada perdagangan di hari yang sama dan investor menantikan kesepakatan pemangkasan produksi OPEC dan non-OPEC yang dijadwalkan untuk berlaku mulai 1 Januari 2017.

"Walaupun tren harga minyak meningkat, peningkatan ini bisa saja terhenti di Tahun Baru apabila ada perselisihan atau ketidakjelasan mengenai kesepakatan yang telah ditunggu-tunggu ini," kata Lukman.


Menurut Lukman, pound Inggris juga mungkin meningkat memasuki Tahun Baru dengan meningkatnya tekanan jual karena perkembangan isu Brexit mengganggu selera beli mata uang ini. Ketidakpastian terkait negosiasi keluar Uni Eropa di kuartal pertama Tahun Baru dapat mengekspos pound Inggris pada risiko penurunan.

Sementara itu, kekhawatiran bahwa Brexit akan memberi dampak negatif pada pertumbuhan ekonomi Inggris dapat membatasi peningkatan kurs pound Inggris. Karena dolar diprediksi semakin menguat dengan prospek kenaikan suku bunga AS di tahun 2017, paritas pound Inggris atas dolar AS mungkin saja terwujud. [ysa]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

BKSAP DPR Dukung Menlu Arrmanatha Perkuat Diplomasi Bebas Aktif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:26

Korea Utara Uji Coba Rudal Berteknologi AI, Terbang Sejauh 1.000 Km

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:10

Kuota Internet Kok Masih Hangus? Ini Penjelasan Komdigi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:01

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal di Tengah Belanja Negara Rp4.106 Triliun

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:53

RUU Migas Ditargetkan Rampung 22 Oktober, DPR Ingatkan Pembahasan Harus Cermat

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:13

Kemenko PM Dorong Kolaborasi Dunia Usaha untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09

Rangkap Jabatan Bahlil Harus Dimaksimalkan untuk Selaraskan Kebijakan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05

KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:36

Sequis Life Digugat Rp1,27 Miliar ke PN Jakarta Selatan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:28

AS Usir Dua Delegasi Iran Setelah Sidang Umum PBB

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:17

Selengkapnya