Berita

Foto/RMOL

Politik

Menteri Amran Ganti Nama Bawang Merah Solok

RABU, 28 DESEMBER 2016 | 21:49 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Nama bawang merah Solok diganti menjadi Solok Sumbar oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Menteri Amran beralasan, sebutan Solok hampir sama dengan Solo. Padahal, saat ini Solok tengah membutuhkan nama yang melekat di masyarakat agar komoditas bawangnya terkenal seperti di Pulau Jawa.

"Saya izin kasih ganti nama. Bagaimana kalau namanya kita ganti saja bawang Solok Sumbar. Jangan Solok, orang dikiranya Solo. Bawangnya di Solok, orang carinya di Solo, tahu-tahu bawangnya di sini (Solok). Bikin itu SKnya," ucap Amran di depan petani bawang merah Solok saat menggelar kunjungan menanam dan panen raya bawang merah di Nagari Rimbo Data, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatera Barat,  Rabu (28/12).


Kabupaten Solok, terutama Solok Selatan, merupakan sentra produksi bawang merah terbesar di Pulau Sumatera dengan luas lahan mencapai 5.400 hektar dengan produksi 530.000 kuintal per tahun.

Turut hadir menemani Amran Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, Bupati Solok Gusmal, Komisi IV DPR Hermanto, Dirjen Dagri Kemendag Oke Nurwan, Tim Pakar Upsus Kementan Sam Herodian, Staf Khusus KASAD Brigjen M Affudin, Staf Khusus Mentan Irwan, Direktur PPHH Sukarman, dan Komite III DPD Nofi Chandra. [ian]

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Jokowi Jadikan PSI Kendaraan Politik demi Melanggengkan Dinasti

Senin, 02 Februari 2026 | 10:15

IHSG "Kebakaran", Sempat Anjlok Hingga 5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:49

Ketegangan Iran-AS Reda, Harga Minyak Turun Hampir 3 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:47

Tekanan Pasar Modal Berlanjut, IHSG Dibuka Anjlok Pagi Ini

Senin, 02 Februari 2026 | 09:37

Serang Pengungsi Gaza, Israel Harus Dikeluarkan dari Board of Peace

Senin, 02 Februari 2026 | 09:27

BPKN Soroti Risiko Goreng Saham di Tengah Lonjakan Jumlah Emiten dan Investor

Senin, 02 Februari 2026 | 09:25

Komitmen Prabowo di Sektor Pendidikan Tak Perlu Diragukan

Senin, 02 Februari 2026 | 09:14

Menjaga Polri di Bawah Presiden: Ikhtiar Kapolri Merawat Demokrasi

Senin, 02 Februari 2026 | 09:13

Emas Melandai Saat Sosok Kevin Warsh Mulai Bayangi Kebijakan The Fed

Senin, 02 Februari 2026 | 09:07

Nikkei Positif Saat Bursa Asia Dibuka Melemah

Senin, 02 Februari 2026 | 08:49

Selengkapnya