Berita

Politik

Kepala BNPB: Relawan Muhammadiyah Selalu Datang Duluan Dari Saya Ke Daerah Bencana

RABU, 28 DESEMBER 2016 | 15:53 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei, dan anggota Komisi VIII DPR RI Muhammad Lutfi menghadiri pembukaan kembali layanan Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Bima, Nusa Tenggara Barat, pukul 08.10 Wita tadi, (Rabu, 27/12).

Pada acara pengoperasian kembali RS setelah diterjang banjir yang mengakibatkan kerusakan mencapai 95 persen, para tokoh nasional tersebut mengapresiasi peran Muhammadiyah dalam penanggulangan bencana di Indonesia, termasuk di Bima.

[Baca: Setelah Rusak Berat Akibat Banjir, Alhamdulillah RS Muhammadiyah Bima Kembali Beroperasi]


Kepala BNPB mengungkapkan rumah sakit menjadi ujung tombak pelayanan terhadap masyarakat di bidang kesehatan. Apalagi, RS PKU Muhammadiyah satu-satunya rumah sakit yang ada di Kota Bima.

"Karena RSUD berada di kabupaten. Saya hampir tidak percaya dilapori bahwa hari ini Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Bima bisa difungsikan kembali untuk pelayanan. Untuk itu saya hadir disini mendukung upaya percepatan pelayan masyarakat. Selamat telah dibuka kembali dalam waktu yang cepat, semoga bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat Bima," ucapnya.

Karena itu mantan Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) VIII Manado dan Kalimantan Timur ini juga menyampaikan terima kasih kepada Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dan keluaga besar Muhammadiyah atas komitmen yang kuat terhadap upaya penanggulangan bencana di Indonesia.

"Dimana ada bencana, MDMC selalu datang duluan dari pada saya. Saya salut dengan anak anak muda MDMC," tandasnya.

Mensos juga menyampaikan terima kasih kepada Muhammadiyah terutama pengoperasian kembali RS PKU Muhammadiyah Bima. Pihaknya mendukung sekali upaya upaya percepatan dalam pelayanan masyarakat paska bencana.

"Dan Rumah Sakit Bima menjadi garda terdepan bidang kesehatan di Kota Bima ini harus segera pulih kembali memberikan pelayanan masyarakat, baik rawat jalan maupun rawat inap. Dan juga terima kasih kepada MDMC atas upaya cepat dalam merespon kebutuhan masyarakat yang terdampak banjir di Bima maupun bencana lain yang terjadi di Indonesia," ungkapnya.

Sementara itu Muhammad Lutfi mengakui kekuatan luar biasa yang dimiliki Muhammadiyah dalam pelayanan kemanuasiaan. Pihaknya juga akan mengupayakan untuk percepatan pemilihan dan rehabilitasi rumah sakit. "Terima kasih kepada MDMC yang telah berkerja keras memulihkan kembali rumah sakit PKU Muhammadiyah Bima," ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, dia juga menyampaikan bahwa dirinya punya hubungan emosional dengan RS PKU Muhammadiyah Bima. Nama paman beliau dijadikan nama bangsal VIP di RS tersebut. [zul]

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

UPDATE

Penyegelan Tiffany & Co jadi Pesan Tegas ke Pelaku Usaha yang Curang

Sabtu, 14 Februari 2026 | 01:57

Istri Mantan Kapolres Bima Kota Turut Diperiksa soal Kepemilikan Narkoba

Sabtu, 14 Februari 2026 | 01:36

Dokter Diaspora Kenang Kisah Bersama PDIP saat Bencana Sumatera

Sabtu, 14 Februari 2026 | 01:19

Kepala BGN Hingga Puluhan Perwira Polri Peroleh Bintang Jasa dari Prabowo

Sabtu, 14 Februari 2026 | 00:57

Sekjen PDIP: Bencana adalah Teguran Akibat Kebijakan yang Salah

Sabtu, 14 Februari 2026 | 00:32

Garda Satu Papua Barat Tempuh Jalur Hukum Atasi Aksi Premanisme

Sabtu, 14 Februari 2026 | 00:10

Kerry Riza Chalid Dituntut Bayar Uang Pengganti Rp13,4 Triliun

Sabtu, 14 Februari 2026 | 00:01

Legislator Demokrat Jakarta Pimpin Kader Ziarahi Makam Misan Syamsuri

Jumat, 13 Februari 2026 | 23:54

Polisi Tangkap Warga Malaysia Pengedar Narkoba Senilai Rp39,8 Miliar

Jumat, 13 Februari 2026 | 23:28

BPKH Dorong Peningkatan Diplomasi Ekonomi ke Arab Saudi

Jumat, 13 Februari 2026 | 23:07

Selengkapnya