Berita

Ganjar Pranowo/Net

Nusantara

Ganjar Pranowo Tak Perlu Gentar Dengan Aksi Penolakan Pabrik Semen Rembang

RABU, 28 DESEMBER 2016 | 09:19 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tidak perlu khawatir dan gentar dengan semakin maraknya aksi penolakan pabrik Semen Indonesia di Rembang (Semen Rembang), Jawa Tengah.

"Ganjar harus membuktikan keputusannya kepada Semen Rembang sudah sesuai hukum," kata pengamat politik TB Massa Djafar dalam keterangan beberapa saat lalu (Rabu, 28/12).

Massa memastikan bahwa dukungan kepada Ganjar akan datang dengan sendirinya bila mampu membuktikan dirinya tidak berpihak ke siapapun soal Semen Rembang. Ditambah lagi, izin lingkungan perubahan atas nama Semen Rembang yang diterbitkannya di atur dalam hukum.


"Sikap politik itu yang penting ditunjukkan Ganjar ke masyarakat. Bahwa masalah Semen Rembang, dia tidak memiliki kepentingan apapun. Semua hanya demi kepentingan nasional," ujar Massa.

Massa juga merasa bahwa aksi penolakan Semen Rembang saat ini lebih kental motif kepentingan ekonomi politiknya. Dia berpendapat, adanya beberapa industri semen swasta lain di Jawa Tengah yang ingin beroperasi, bisa saja menaruh kepentingan kepada kelompok penolak.

"Hal lainnya, kalau persoalan Semen Rembang sudah diserahkan ke tim kecil penyelesaiannya kemudian tidak di percaya juga, masih ada penolakan, berarti ada yang melatari di belakangnya. Itu rumus ekonomi politik," tutur Massa. [ysa]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Sidang 6 Agustus Bukan Kemenangan yang Dianulir

Jumat, 31 Juli 2026 | 04:05

Jakarta Libatkan Kawasan Aglomerasi dalam Lestarikan Budaya Betawi

Jumat, 31 Juli 2026 | 04:01

Pengurangan Timbulan Sampah Plastik Bisa Dimulai dari Pasar Tradisional

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:44

Timnas Garuda Bidik Tiga Poin dari Timor Leste

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:17

Hariman hingga Bursah Zarnubi Ramaikan Peluncuran Enam Buku Isti Nugroho

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:00

Wakapolri-Wamenhut Konsolidasi Hadapi El Nino dan Karhutla

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:23

Pembunuh Perempuan di Kamar Kos di Grogol Petamburan Dibekuk

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:13

Fahira Idris Sodorkan Tujuh Rekomendasi Bangun Jakarta

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:02

Kawasan Transmigrasi Harus Punya Daya Tarik Investasi

Jumat, 31 Juli 2026 | 01:39

Peluncuran Enam Buku

Jumat, 31 Juli 2026 | 01:28

Selengkapnya