Berita

Dahnil Anzar Simanjuntak/Net

Hukum

Ketum PP Pemuda Muhammadiyah Jadi Penjamin Ranu Muda

SELASA, 27 DESEMBER 2016 | 11:42 WIB | LAPORAN:

Ketua Umum Pimimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak mengajukan diri sebagai penjamin penangguhan penahanan wartawan Panjimas, Ranu Muda Adi Nugroho.

"Saya sudah kirim surat kesediaan saya sebagai penjamin terhadap Ranu. Surat akan disampaikan lansung oleh kawan-kawan pimpinan daerah pemusa Muhammadiyah sukaharjo," kata Dahnil kepada wartawan, Selasa (27/12).

Alasan pertama Dahnil berani pasang badan itu karena kemanusiaan. Menurut Dahnil, Ranu memiliki anak dan istri yang secara ekonomi sangat tergantung dengannya.


"Dan kami terpanggil dan ikut berempati dengan fakta itu," beber Dahnil

Alasan kedua, lanjut Dahnil berkeyakinan Ranu tidak akan melakukan upaya-upaya di luar hukum terkait dengan apa yang disangkakan kepadanya.

"Tentu kami pun berharap bila Ranu merasa dia tidak bersalah dan tidak melakukan provokasi terkait dengan artikel yang dia tulis sebagai wartawan. Ranu harus menjawab dan menempuh langkah-langkah hukum, seperti yang kami lakukan selama ini dalam membela mereka yang kami anggap ditindas dan tidak memperoleh keadilan," tegas Dahnil.

Adapun alasan ketiganya, ia ingin menyampaikan pesan kepada publik agar semua perjuangan kebaikan harus juga dilakukan dengan cara-cara yang baik.

"Jangan sampai senangat amar ma'ruf nahi munkar justru tercederai karena cara-cara yang tidak baik, upaya hukum adalah cara yang paling beradab ditengah upaya-upaya lain," pungkas Dahnil.

Sebagaimana diberitakan, Ranu ikut ditangkap polisi terkait aksi sweeping restoran Social Kitchen, Solo. Ranu ditangkap karena dianggap terlibat melakukan propaganda dalam aksi sweeping tersebut.

Menurut Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto, Ranu merupakan rekan dari kelompok yang melakukan perusakan dan penganiayaan. Polisi menyebut setidaknya terdapat sembilan orang terluka dan sejumlah barang di restoran tersebut rusak akibat aksi sweeping.[wid]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya