Berita

Politik

Dukungan Pemerintah Pada AMSA Wujud Implementasi Kesepakatan Negara-Negara OKI

MINGGU, 25 DESEMBER 2016 | 00:11 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. ASEAN Muslim Students Assosiation (AMSA) perwakilan Indonesia mengapresiasi komitmen serta dukungan penuh Kementrian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia dalam mengawal konsolidasi AMSA di level regional.

Dukungan Kemenpora dan negara-negara ASEAN lainnya terhadap AMSA merupakan bagian dari implementasi butir-butir kesepakatan antar-negara OKI di Turki beberapa bulan silam.

"Dukungan pemerintah yang diwakili oleh Kemenpora RI terhadap AMSA adalah implemetasi dari kesepakatan negara-negara OKI di turki sekaligus bukti keberpihakan pemerintah terhadap pemuda, kami ingin pemuda menjadi garda terdepan dalam membangun konektivitas ekonomi, politik, sosial dan budaya di ASEAN," kata Presiden AMSA Indonesia, Safwan noor, dalam Konferensi AMSA Zona Sumatra di Pekanbaru, Riau (Sabtu, 24/12).


Hal senada disampaikan oleh Esa Sukmawijaya, Asisten Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda, Kemenpora RI. Ia menyatakan pembentukan AMSA di Indonesia menjadi salah satu inisiasi tindak lanjut hasil kesepakatan yang dicapai dalam 3rd Islamic Conference of Ministers of Youth and Sports Empowering Youth for Peace, Solidarity and Development, atau Konferensi Tingkat Menteri Pemuda dan Olahraga dari 57 negara-negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI) yang berlangsung di Istanbul, Turki pada Oktober lalu.

"AMSA sebagai salah satu wadah kepemudaan yang nanti akan memainkan peranan penting dalam merespons isu-isu strategis di bidang politik, ekonomi, sosial, budaya dan kemasyarakatan di Kawasan Asia Tenggara serta menggelorakan aksi-aksi nyata yang berdampak positif bagi masyarakat luas di ASEAN", jelas Esa

Konferensi yang digelar pada 21-24 Desember itu dihadiri oleh tokoh-tokoh Pemuda ASEAN, Kemenpora RI, H. Arsyadjuliandi Rachman selaku Gubernur Riau, ASDA 1 Pemprov Riau, Dra. Hj. Popong Otje Djundjunan anggota DPR RI komisi X. [ysa]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Kejagung Periksa PNS Pemprov Banten terkait Korupsi MBG

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:17

Ahli dari Polri Untungkan Febri Adriansyah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:03

Kinerja BUMD DKI Dituntut Lebih Terukur

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:53

Bayar Rp650 Juta tapi Gagal Lolos Kedokteran Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:41

KPK Bongkar Mahar Rp1,12 Miliar di Jalur Mandiri Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:29

Kiai Marsudi Dinilai Mampu Membangun Kemajuan NU Tanpa Kehilangan Jati Diri

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17

Rektor Unsoed Diduga Terima Gratifikasi Rp680 Juta Lewat Mulyono

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:46

Ahli Praperadilan Febrie Sebut TPPU Perlu Tindak Pidana Asal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:29

Sjafrie Terima Menhan China: Perkuat Kerja Sama Militer

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:16

Mantan Dirdik Jampidsus Jasman Panjaitan Beberkan Kesaksian terkait Febrie

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:05

Selengkapnya