Berita

Politik

Luhut Dan Habib Rizieq, Dua Tokoh Yang Saling Hormat

SABTU, 24 DESEMBER 2016 | 19:45 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Setelah Aksi Bela Islam Jilid III atau yang tenar dengan Aksi 212, situasi, kondisi politik, ‎dan sosial cukup tenang. Mestinya, ademnya situasi ini berujung pada perdamaian dan rekonsiliasi nasional.

"Masing-masing melanjutkan tugasnya, pemerintah kembali melanjutkan program-programnya, rakyat hidup damai seperti sedia kala. Yang hangat-hangat dan cukup tegang kemarin-kemarin sudah selesai," jelas aktivis muda Nahdlatul Ulama (NU) Addin Jauharudin kepada redaksi, Sabtu (24/12).

Namun, Addin yang juga mantan ketua umum PB Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menyayangkan adanya sejumlah pihak yang kembali memanaskan situasi.‎ Beberapa hari lalu, heboh pemberitaan yang menyebut tentang ucapan Menko Kemaritiman Luhut Pandjaitan bahwa negara tidak akan kalah melawan aksi radikalisme, kelompok-kelompok radikal yang bergabung di aksi sebelumnya bahkan soal informasi tak jelas lainnya terkait intimidasi Luhut terhadap Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab.


Menurutnya, benar bahwa negara tidak boleh kalah melawan kelompok radikal yang ditengarai bergabung dalam aksi kemarin. Mau jadi apa kalau negara kalah dan harus tunduk pada kelompok kelompok itu. Hanya saja, soal intimidasi terhadap ulama tidak benar. Sengetahuannya, Luhut tidak pernah mengintimidasi Habib Rizieq dan tidak juga ada kebencian terhadap ulama.

"Selama saya kenal, beliau adalah orang yang sangat berkomitmen terhadap kebangsaan. Beliau sering silaturrahmi dengan banyak tokoh islam dan pesantren termasuk sangat dekat dengan Gus Dur. Beliau orang yang hormat kepada para  ulama dan para kyai. Dan ketika menyangkut soal penegakan hukum, beliau orang yang tegas, dan mendukung masalah hukum diselesaikan secara tepat," terang Addin.

Dia berharap, semua pihak mendinginkan situasi dan menjadi jembatan perdamaian serta rekonsiliasi nasional. Masih banyak pekerjaan bangsa ini. Bangsa yang harus segera take off untuk menuju lebih maju dan sejahtera.

Apalagi, berita-berita yang memanaskan situasi tersebut diduga tidak berasal dari media mainstream dan tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

"Makanya setelah saya coba kroscek, Pak Luhut tidak pernah intimidasi. Keduanya (Luhut dan Habib Rizieq) saling menghormati. Namun judulnya kesannya intimidasi. Ini juga pelajaran buat kita semua untuk bertabayyun, menyaring informasi dari internet, khususnya di media sosial yang semakin melimpah," tandas Addin. [wah] 

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya