Berita

Sabam Sirait-Sinta Nuriyah/Net

Politik

Inilah Sosok Gus Dur Di Mata Sabam Sirait

SABTU, 24 DESEMBER 2016 | 06:40 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Ada banyak sisi dari sosok seorang KH Abdurrahman Wahid atau yang dikenal luas dengan panggilan Gus Dur. Sebagai pemimpin, Gus Dur adalah sosok yang sangat sederhanaa. Gus Dur menjadi teladan dalam kesederhaaan.

"Bahkan, setelah meninggal pun, Gus Dur adalah seorang yang sederhana. Saat saya berkunjung ke Jombang, makam Gus Dur, juga ayah dan kakeknya sangat sederhana," kata salah seorang sahabat dekat Gus Dur, Sabam Sirait, saat memberi testimoni dalam haul Gus Dur di kediamaan keluarga Gus Dur di Ciganjur, Jumat malam (23/12).

Pendiri PDI Peejuangan ini mengaku sangat dekat dengan Gus Dur. Bahkan ia seringkali berbincang berdua membicarakan persoalan-persoalan bangsa. Perbincangan dan diskusi sebagai sahabat karib ini sering terjadi di rumah Gus Dur atau di Kantor PBNU.


Di mata Sabam, Gus Dur adalah pemimpin yang mencintai bangsa Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Gus Dur tak pernah membedakan antara satu daerah dengan daerah yang lain; ia mencintai tanah Aceh yang mayoritas muslim sebagaimana juga ia mencintai tanah Papua yang meyoritas beragama kristen.

"Kita butuh sosok yang mencintai Indonesia setiap jengkal tanah yang ada di Indonesia, bukan hanya satu wilayah saja. Gus Dur mengajarkan itu semua pada kita," ungkap Sabam, dalam acara yang dihadiri Presiden Joko Widodo dan sejumlah menteri.

Menurut Sabam, banyak hal yang bisa dicontoh dari Gus Dur dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Gus Dur misalnya, tidak pernah membedakan dan memperlakukan orang karena perbedaan ekonomi atau sekat-sekat perimordial apapaun. Singkat kata, Gus Dur adalah sosok pluralis sejati dan sangat anti pada setiap diskriminasi.

Gus Dur juga adalah sosok yang haus dengan ilmu pengetahuan. Dia tidak hanya belajar ilmu agama. Akan tetapi belajar ilmu-ilmu lainnya untuk kebaikan kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Maka itu saya berharap agar generasi bangsa ini mencontoh Gus Dur menjadi generasi yang cinta ilmu," demikian Sabam.

Acara ini selain dihadiri Jokowi dan Sabam, juga dihadiri para sahabat Gus Dur yang memberi testimoni seperti Putu Wijaya. Hadir juga Habib Jakfar al-Kaff, serta tiga calon gubernur DKI Jakarta seperti Agus Yudhoyono, Basuki Thahaja Purnama dan Anies Baswedan. Acara ini dihadiri sekitar 10 ribu jama'ah. [ysa]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Plesetan Gelar Adat Jokowi: ‘Baginda Raja Rakus Bin Tamak’

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:50

Proyek Kapal Perang Filipina di PT PAL Dongkrak Industri Lokal Naik Kelas

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:20

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengelolaan Sawit Butuh ‘Nexus Baru’ Hidupkan Ekonomi Sirkular

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:39

Program BISA Biru TelkomGroup Lestarikan Ekosistem Terumbu Karang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:19

TNI dan Tentara Malaysia Perkuat Kesiapsiagaan dan Kerja Sama Kemanusiaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:57

Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:45

Sultan Didapuk jadi Ketum TP Sriwidjaja Perkuat Pembangunan Daerah

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:20

Indonesia Berpotensi Terima 260 Juta Dolar AS Lindungi Ekosistem Laut

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:59

Politisi Mutan Bernama Prabowo

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:45

Selengkapnya