Berita

Foto: Korlantas Polri

Bisnis

Menhub: Bijaklah Pilih Waktu Berangkat Libur Natal Dan Tahun Baru

KAMIS, 22 DESEMBER 2016 | 08:47 WIB | LAPORAN:

Sejumlah anggota kepolisian akan ditempatkan pada titik-titik rawan kemacetan dan gangguan kamtibmas lainnya, bersama instansi dan stakeholder terkait untuk pengamanan libur Natal dan Tahun Baru 2017.

Demikian antara lain fokus pembahasan dalam rapat koordinasi pengamanan libur Natal dan Tahun Baru 2017 yang digelar Korlantas Polri bersama Kementerian Perhubungan, PT. Jasa Raharja, Pertamina dan pra stakeholder terkait di gedung Madelu Korlantas Polri Jakarta, kemarin.

Rakor dihadiri langsung oleh Wakakorlantas Polri Brigjen Pol Indrajit beserta para pejabat tinggi Korlantas Polri, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Dirjen Perhubungan Darat Pudji Hartanto Iskandar beserta para pejabat eselon Kemenhub RI, dan Dirut PT. Jasa Raharja Budi Setyarso beserta para Direksi.


Pihak Korlantas Polri berharap dapat mengurangi titik-titik rawan kemacetan serta jumlah kecelakaan lalu lintas dan korban kecelakaan.

Menhub mengatakan, kepolisian memiliki hierarki yang kuat hingga ke pelosok daerah untuk memberikan pengamanan dan perlindungan kepada masyarakat.

"Saya bangga bisa berkoordinasi dengan pihak Korlantas, sebab dengan itu sampai tingkat wilayah pengamanan pasti sudah disiapkan oleh kepolisian," ujar Mehub sebagaimana rilis dari tim NTMC Polri.

Menhub juga mengimbau kepada masyakarat untuk bijak dalam memilih waktu keberangkatan, baik untuk berlibur di hari Natal maupun Tahun Baru.

"Bila terlihat lalu lintas padat di dalam tol, masyakarat juga jangan menolak memilih jalur alternatif yang sudah disiapkan oleh jajaran kepolisian. Dan masyarakat juga harus bijak dalam hal persiapan keberangkatan, yakni dengan mempersiapkan bahan bakar yang cukup agar tidak mengganggu kelancaran lalu lintas," ujar Menhub.[wid]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya