Berita

LPNU

Bisnis

LPNU: Industri Kecil Harus Tingkatkan Performen Produk

RABU, 21 DESEMBER 2016 | 14:23 WIB | LAPORAN:

. Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU-PBNU) menyelenggarakan NU-Expo pada tanggal 21-24 Desember 2016 di Jatim Expo International Surabaya, untuk membangun networking dan strategi pengembangan ekonomi umat. Pameran tersebut diikuti 150 pengusaha kecil dari LPNU-PCNU se-Indonesia.

"Acara NU Expo itu mengingat perlunya pengusaha kecil/industri kecil mulai merambah jaringan pemasaran yang luas, mampu bertransaksi secara nasional, dan meningkatkan performen produk melalui kemasannya," demikian keterangan Fathan Subchi selaku sekretaris LPNU pada wartawan di Jakarta, Rabu (21/12).

Rencananya NU-Expo akan dibuka oleh Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto. Kegiatan ini dirangkai dengan temu bisnis antar pengusaha LPNU se-Indonesia, stand klinik industri UMKM LPNU sebagai ruang seputar konsultasi bisnis, dan seminar nasional terkait kemandirian ekonomi pesantren.


"Harapan dari NU-expo adalah agar LPNU-PCNU se-Indonesia mampu menjadi basis pasar potensial, menjalin konektivitas antar LPNU sehingga terjalin kerjasama bisnis, transformasi Nahdlatul Ulama untuk pemberdayaan umat," ujar Fathan Subchi yang juga anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB.

Fathan Subchi berharap NU-Expo mampu memberi dampak positif terhadap pengusaha kecil yang didominasi warga nahdliyyin, mereka besar dalam jumlah dan sangat berpengaruh terhadap perekonomian nasional.

Ketua Panitia NU-Expo Jaenal Effendi mengatakan bahwa sudah saatnya pesantren juga turut berperan menciptakan kemandirian ekonomi, karena basis alumni pesantren yang cukup banyak tersebar.

LPNU sebagai struktur organisasi lembaga di bawah PBNU, maka LPNU siap untuk terus melakukan pendampingan strategi wirausaha, membantu jaringan akses baik permodalan maupun pemasaran, penguatan manajemen perusahaan.

"Termasuk kemampuan melakukan packaging produk agar layak dipasarkan seiring trend yang ada," ujar Jaenal Effendi yang juga dosen IPB. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya