Busyro Muqoddas/Net
Busyro Muqoddas/Net
Karena itu, Ketua PP Muhammadiyah M. Busyro Muqoddas, menegaskan agar tidak menyalahkan masyarakat miskin sehingga berdampak pada aksi-aksi radikal yang belakangan ini terjadi. Sebab juga radikalisme itu bersumber dari kebijakan-kebijakan, terutama tentang tanah yang tidak adil.
"Tidak transparan alias tidak jujur. Misalnya kasus di Bima, Mesuji, sampai rumahnya Bupati itu dibakar. Di Aceh juga di Papua," ungkap Busyro dalam diskusi "Menagih Komitmen Keadilan Agraria untuk Rakyat" di kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (20/12).
Populer
Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36
Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00
Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15
Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16
Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33
Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07
Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18
UPDATE
Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23
Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10
Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59
Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52
Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37
Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31
Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20
Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08
Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47
Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21