Berita

Politik

Paguyuban M212M Siap Dirikan Minimarket Di Jakarta

SENIN, 19 DESEMBER 2016 | 07:49 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

RMOL. Untuk keluar dari penjajahan ekonomi yang saat ini melilit, dan terinspirasi oleh konsep bisnis seorang sahabat Rasulullag SAW bernama Abdurrahman bin Auf, sejumlah orang membuat Paguyuban M212M Jakarta. Angka 212 merujuk pada aksi Bela Islam, tanggal 2 Desember lalu.

"Tujuan M212M adalah membuat pasar ummat untuk menumbangkan pasar yang dibangun kapitalis aseng dan asing. Modal dari ummat dan yang belanja ummat dan selain ummat. Laba usaha untuk ummat," kata Kordinator Paguyuban M212M Jakarta, Fahri Lubis, dalam keterangan beberapa saat lalu (Senin, 19/12).

Visi bisnis ini, katanya, adalah masyarakat muslim mandiri dan sejahtera. Sementara misinya adalah menggalang potensi umat menjadi kekuatan ekonomi keumatan; menciptakan peluang pasar seluas-luasnya; dan mensejahterakan rakyat dengan kemandirian ekonomi.


Sementara gerakan bisnis ini adalah puasa belanja dari Alfa dan Indomaret. Selain itu juga mengajak pemilik kios alfamart dan indomart gabung ke grup usaha muslim M212M.

"Efek yang dihatapkan adalah, sembilan naga paling tidak keteter dan kepercayaan ummat terhadap kekuatan ekonominya kembali," jelas Fahri, sambil mengatakan program ini siap dirumuskan dengan menjaringa modal pada Selasa besok (20/12).

Untuk bergabung di bisnis ini, sambungnya, cukup dengan menyertakan modal sebesar minimal Rp 50 ribu dan maksimal Rp 15 juta. 5 persen Modal dimiliki oleh PT. Muslim Satu Dua Satu Maret dan 95 persen Masyarakat," katanya, sambil mengatakan toko ini juga tidak akan menjual rokok, minuman keras dan alat kontrasepsi. [ysa]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya