Berita

E Widyo Sunaryo/Net

Nusantara

Polisi Tak Pernah Berhenti Usut Motif Tragedi Berdarah Di Sabu

MINGGU, 18 DESEMBER 2016 | 04:52 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Polisi tidak pernah berhenti mengusut motif tragedi berdarah di Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur.

Demikian ditegaskan Kapolda NTT, Brigjen E. Widyo Sunaryo. Menurut dia, polisi saat ini sudah menemukan identitas dan asal pelaku, yakni Irwansyah. Dia terindentifikasi lahir di Bekasi, 28 Mei 1984, dan merupakan warga Kampung Tedurena, Kelurahan Harjamjukti, Kecamatan Cimanggis, Depok, Jawa Barat.

"Hingga kini, kami terus berusaha untuk mengetahui motif yang melatarbelakangi Irwansyah melakukan penyerangan dan penganiayaan dengan senjata tajam terhadap tujuh siswa kelas V SDN 1 Seba, Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua," tegas E Widyo.


Masih kata Widyo, kalau saja pelaku masih hidup mungkin sangat mudah bagi pihaknya untuk mendapatkan motif. Namun karena pelaku sudah meninggal dunia, polisi maish terus mengumpulkan keterangan-keterangan dari para saksi yang ada di Sabu Raijua.

"Mudah-mudahan dari keterangan saksi-saksi tersebut dan juga dari saudara atau kerabat dari keluarga pelaku, kami bisa menemukan atau menyimpulkan apa motif yang merupakan latar belakang tindakan pelaku,” kata Widyo, sebagaimana dilansir JPNN (Minggu, 18/12).

Menurut dia, pihaknya juga terus menghubungi keluarga pelaku, termasuk berkomunikasi dengan pihak Asuransi Takaful di Mampang, Jakarta Selatan, yang adalah tempat tersangka pernah bekerja.

"Kami juga sudah berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya dan sedang menunggu hasilnya," demikian Widyo. [ysa]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya