Berita

Politik

Indonesia Bisa Belajar Ke Brasil Untuk Kembangkan Sektor Pertanian

MINGGU, 18 DESEMBER 2016 | 04:05 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Brasil merupakan negara pertama di dunia yang bisa mengembangkan bioenergi secara berkelanjutan, dan menjadi pemimpin dalam industri bioetanol. Pengembangan ini pun ditopang oleh sektor pertanian.

"Jadi, selain mensuplai produksi pangan, sektor pertanian di Brasil juga menjadi pensuplai bahan bakar nabati, bukan hanya untuk pasar domestik, tapi juga internasional. Brasil adalah produsen bioetanol terbesar kedua di dunia sesudah Amerika Serikat," kata Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Fadli Zon.

Hal ini disampaikan Fadli, yang juga Wakil Ketua DPR RI, saat mengunjungi Kabupaten Karawang, dalam rangka memenuhi undangan kelompok tani dan nelayan setempat (Sabtu, 17/12). Di Karawang, Fadli Zon juga melakukan panen raya padi Pandanwangi di Desa Jaya Makmur, Kecamatan Rengasdengklok, dan melakukan pertemuan dengan para nelayan di Desa Ciparage Jaya, Kecamatan Tempuran.


Dalam pertemuan dengan kelompok tani dan nelayan di Desa Jaya Makmur dan Ciparage Jaya, Fadli Zon yang baru kembali ke tanah air sesudah melakukan muhibah ke kawasan Amerika Latin, berkali-kali menekankan bahwa sektor pertanian di Indonesia mestinya bisa menjadi leading sector, sebagaimana halnya di Brasil.

"Majunya sektor pertanian di Brasil tak lepas dari tingginya komitmen pemerintah. Itu sebabnya riset teknologi pertanian di sana sangat maju. Ditambah lahan pertanian yang luas, semuanya kemudian menopang kemajuan sektor pertanian di sana."

Fadli menambahkan bahwa Karawang adalah daerah lumbung padi Jawa Barat, juga Indonesia. Apalagi lahan sawah paling produktif di Indonesia memang ada di Karawang, yaitu di Desa Rawagempol, Kecamatan Cilamaya.

"Jadi, mestinya industri yang dikembangkan di Karawang adalah industri pertanian, bukan footlose industry. Sehingga, ada sinergi antara sektor hulu pertanian dengan sektor industri di hilirnya, dan bukannya mendorong kanibalisme sebagaimana yang terjadi sekarang," demikian Fadli. [ysa]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Prabowo Kumpulkan Ratusan Pengurus Kadin se-Indonesia di Istana

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:26

Larangan Dapur MBG Gunakan Barang Bersubsidi Sudah Tepat

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:25

Cegah Gagal Panen, Komisi IV DPR Minta Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:03

Indonesia-Tiongkok Perkuat Kemitraan Strategis Berbasis Ekonomi Hijau

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:53

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dinilai Paling Siap, Palangka Raya jadi Percontohan Digitalisasi Perlinsos Berbasis IKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:33

Praperadilan Ketiga Roy Suryo, Ahli Perkuat Dalil Permohonan Ganti Rugi Rp206 Juta

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:32

Jakarta Gandeng Banten Bangun Kawasan Ketahanan Pangan Terpadu

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:27

Digitalisasi Perizinan Tutup Celah Perdagangan Satwa Liar Ilegal

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:12

IHSG Sesi I Menguat 29 Poin, Saham TINS DEWA dan BBCA Paling Memikat Investor

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:12

Selengkapnya