Berita

Dunia

Maroko dan Rusia Sepakat Perkuat Kerjasama Keamanan dan Intelijen

MINGGU, 18 DESEMBER 2016 | 00:34 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kerajaan Maroko dan Republik Federasi Rusia memulai pembicaraan untuk memperkuat hubungan intelijen dan keamanan kedua negara.

Hari Jumat kemarin (16/12) Raja Muhammad VI menerima kunjungan Sekretaris Dewan Keamanan Rusia, Nikolai Patrushev, di Kasablankan. Disebutkan dalam pertemuan keduanya membahas sejumlah isu yang terkait dengan sector keamanan.

Seperti diberitakan Maghreb Arab Press, Raja Muhammad menyampaikan komitmen negaranya memperkuat kerjasama keamanan dan intelijen dengan Rusia.


Selain bertemu Raja Muhammad VI, Patrushev juga bertemu dengan Menteri Dalam Negeri Maroko, Mohamed Hassad, untuk mempertajam pembicaraan mengenai strategi paling efektif dalam memerangi terorisme.

Dalam hal ini, kedua belah pihak mendiskusikan kerjasama otoritas hukum, pelayanan khusus dan penegakan hukum untuk memerangi terorisme dan ekstremisme agama, kejahatan transnasional dan perdagangan obat-obatan terlarang.

Yang juga dibahas dalam pertemuan itu adalah kekuatan teror melalui jaringan internet.

Secara umum, kedua negara bersepakat bertukar pengalaman dalam meningkatkan kerangka kerjasama formal dalam melawan terorisme dan melawan terorisme di ruang siber.

Perhatian khusus diberikan kepada penggunaan teknologi internet oleh kelompok teroris dan upaya menyebarkan dogma ektremisme di dunia maya.

Pejabat lain yang ditemui Patrushev selama berada di Kasablanka adalah Direktur Badan Intelijen Maroko (DGED) Yassine Mansouri. Dalam pertemuan ini, keduanya membahas sejumlah isu terkait keamanan di kawasan Sahara dan sahel serta Timur Tengah.

Hubungan antara Maroko dan Rusia semakin signifikan setelah Raja Muhammad VI mengunjungi Moskow bulan Maret lalu. Dalam pertemuan itu, Vladimir Putin mengatakan pihaknya mempertimbangkan dengan sungguh-sungguh posisi Maroko dalam sengketa Sahara.

Di sisi lain, Maroko merupakan salah satu partner dagang penting bagi Rusia. Sebanyak 15 persen produk agrikultur Maroko diekspor ke Rusia. [dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya