Berita

Politik

Diperiksa Penyidik, Mustofa Nahrawardaya Korban Bom Tweet

SABTU, 17 DESEMBER 2016 | 17:50 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Aktivis Muhammadiyah yang juga pegiat media sosial, Mustofa Nahrawardaya, menjelaskan kepada penyidik ihwal tweet-nya yang dianggap membocorkan surat asli dari Artha Graha.

Surat tersebut merupakan imbauan kepada karyawan Artha Graha untuk ikut Kegiatan Aksi Damai 4 Desember 2016 lalu di Bundaran Hotel Indonesia.

"Tanggal 3 atau tanggal 2 (Desember), ada tweet dari saya, seolah-olah saya membocorkan surat asli Artha Graha," jelas Mustofa saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL petang ini.


Pemilik akun Twitter @TofaLemon ini menepis anggapan tersebut. Apalagi, pada tanggal 2 Desember saat aksi Bela Islam III dia tidak bisa nge-tweet karena saat itu jaringan di-jam.

Sejak tanggal 3 atau 4 sampai tanggal 14 Desember kemarin, dia mencari tahu dan bertanya kepada para followers-nya kenapa ada tweet seperti ini.

"Saya tunjukkan (kepada penyidik) bukti bahwa saya mencari tahu," ungkapnya.

Kepada Mustofa, penyidik menjelaskan bahwa itu bom tweet dengan menggunakan software. Para pelaku menggunakan banyak akun.

"Banyak akun lain, yang isinya sama persis. Hanya saja saya dianggap Polda yang pertama kali memposting," tandas Mustofa. [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya