Berita

Bisnis

Ini Bisnis Baru Bergaya Syariah

KAMIS, 15 DESEMBER 2016 | 12:56 WIB | LAPORAN:

Jalur Kerja Expo 2016 memfasilitasi program crowfunding atau penggalangan dana untuk membantu berbagai macam proyek, pinjaman atau pembiayaan bisnis.

"Semuanya diatur melalui platform internet," kata Direktur PT Indo Human Resourches Liz Rahmawati kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu (Kamis, 15/12).

Kata Liz, pihaknya menyediakan crowfunding syariah yang dirancang dengan memenuhi prinsip-prinsip syariah. Dan kegiatan ini merupakan yang pertama di Indonesia. Masyarakat yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang sistem ini dapat langsung masuk ke website www.croowd.co.id


"Atau langsung datang ke seminar yang akan berakhir hari ini," jelas Liz.

Sistem kerja crowfunding syariah ini adalah dengan mempertemukan pemberi pembiayaan dengan penerima pembiayaan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah yang berlaku di Indonesia. Penerima pembiayaan dapat memperoleh biaya pinjaman yang lebih kompetitif, dan pemberi pembiayaan dapat memperoleh imbal hasil yang lebih menguntungkan di banding penempatan di bank.

 Untuk membedakan dengan konvensional, Croowd akan menggunakan akad-akad transaksi syariah antara Pemberi Pembiayaan dengan Penerima Pembiayaan. Akad transaksi ini tidak menggunakan bunga atau hal terkait riba lainnya. Objek dan tujuan pembiayaan pada Croowd juga bukan untuk sesuatu yang diharamkan.

 "Pengembangan Croowd dibantu oleh Tim Ahli Syariah berdasarkan surat dari Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI) Nomor: U-531/DSN-MUI/X/2016," jelas Liz.

Ia jelaskan bila crowfunding syariah ini bekerja sama dengan Unit Usaha Syariah PT Bank Maybank Indonesia untuk pembukaan rekening dan memfasilitasi transaksi Croowd, Pemberi Pembiayaan, dan Penerima Pembiayaan.

Sebagaimana diketahui, pameran Jalur Kerja ini diadakan di Gedung Patra Jasa, Jalan Gatot Subroto. Pameran ini berlangsung dari tanggal 14-15 Desember 2016. Puluhan perusahaan membuka stan di acara ini dan lebih dari 3.000 lowongan pekerjaan terbuka untuk masyarakat. [ysa]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya