Berita

Gatot dan Tim Penembak TNI AD/Puspen TNI

Pertahanan

Gatot: Penembak TNI AD Menang Dengan Produk Bangsa Sendiri

KAMIS, 15 DESEMBER 2016 | 08:56 WIB | LAPORAN:

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyatakan dirinya bangga atas prestasi prajurit TNI, khususnya Tim Petembak Kontingen TNI AD yang telah meraih juara umum dengan menggunakan produk bangsa sendiri pada kejuaraan Lomba Tembak AARM (ASEAN Armies Rifle Meet) ke-26 tahun 2016 di Filipina beberapa waktu lalu.
 
"Orang lain pernah juara tetapi tidak menggunakan produknya sendiri, kalian meraih juara dengan produk bangsa sendiri, produk Pindad," kata Gatot di Segara Ballroom Darmawangsa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (14/12).
 
Gatot menjelaskan bahwa prajurit-prajurit tersebut patut diapresiasi karena ikut mempromosikan produk Pindad.


"Kalian latihan siang malam, sehingga berhasil meraih 11 kali juara umum selama mengikuti 26 kali event kejuaraan lomba tembak, sungguh luar biasa," ucapnya seperti dikutip dari rilis Puspen TNI.
 
Kalian juga sudah berhasil membuat tentara-tentara negara ASEAN untuk berdiri tegak, menghormati sang Merah Putih. Satu lagi yang saya banggakan bahwa, kalian berhasil keluar sebagai juara umum dengan menggunakan senjata produk bangsa sendiri," imbuh Gatot.
 
Menurut Gatot, seorang prajurit yang memiliki semangat juang tinggi adalah prajurit-prajurit yang memiliki darah patriot, tak akan pernah rela bila bangsa dan negaranya tidak disegani dalam kancah percaturan dunia.

"Itulah jiwa para patriot-patriot pejuang ASEAN Armies Rifle Meet ke-26 dari TNI Angkatan Darat," katanya.
 
Meski demikian, Gatot mengingatkan, seorang prajurit jangan terlena dengan prestasi ini.

"Segera evaluasi untuk bisa meningkatkan lagi prestasi, jangan pernah cepat puas, karena lawan-lawan pun pasti akan mengevaluasi untuk lomba tahun depan," pungkasnya.

Tim Petembak Kontingen TNI AD  dengan Komandan Tim Mayor Inf Wimoko dan Wakil Komandan Kapten Inf Abraham Pandjahitan dari Kopassus berjumlah 61 orang, terdiri dari 37 orang petembak dan 24 orang pendukung, berhasil memperoleh 21 Emas, 15 Perak, 14 Perunggu dan 6 Trophy dengan menggunakan senjata SS2-V2 HB (Kelas Karaben) dan SS2-V4 (Kelas Senapan).
 
Para petembak tersebut berasal dari berbagai kesatuan Angkatan Darat, yaitu Kopassus 24 orang, Kostrad 7 orang, Kodam II/Sriwijaya 3 orang, Kodam III/Siliwangi, Kodam XII/ Mulawarman dan Kodam XVI/Pattimura masing-masing 1 orang.  Sedangkan materi kelas menembak yang dipertandingkan yaitu, Menembak Pistol Putra dan Putri, Menembak Senapan, Karaben dan Senapan Otomatis.[wid] 

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya