Berita

Politik

Menteri Amran Bertekad Optimalkan Lahan Pertanian

KAMIS, 15 DESEMBER 2016 | 06:45 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Potensi pertanian Indonesia jauh lebih besar dibandingkan dengan negara-negara tetangga di Asia. Namun sayang, ternyata negara-negara tetangga itu jauh lebih unggul dalam optimalisasi lahan.

Demikian disampaikan Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, saat menngelar rapat koordinasi dengan pemerintah provinsi Kalimantan Selatan bersama dengan bupati/walikota, dandim dan pemuda tani Se-Kalsel di Kalsel (Rabu, 14/12).

"Tuhan telah menganugrahi kita tanah yg begitu subur, bisa digarap 12 bulan dalam setahun, dibandingkan dengan negara seperti Korea yang terbagi dengan empat musim. Tapi di sana satu orang petani bisa berpenghasilan Rp 3 miliar per bulan. Sya cek lahan kita jauh lebih subur, pendidikannya juga tamatan SMP, dengan alat pun dirakit sendiri," kata Amran.


Hal yang membedakan sehingga mereka lebih unggul, sambung Amran, adalah optimalisasi lahan yang terbatas untuk lebih produktif. Sehingga di Indonesia banyak lahan yang menganggur.

Sementara menurut Ketua Gerkan Pemuda Tani Indonesia Kalsel, Rikval Fachruri, pemuda harus secara konkrit harus ikut turun langsung menggerakkan potensi pertanian untuk meyukseskan swasembada pangan.

"Saatnya kita menjadi pelopor anak-anak muda untuk mejadi petani yang produktif," ungkap Rikval. [ysa]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya