Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Unhan Terintegrasi Ke Dalam Sistem Diknas

RABU, 14 DESEMBER 2016 | 08:20 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Setelah berhasil melaksanakan akreditasi Fakultas Manajemen Pertahanan (FMP) dan Fakultas Strategi Pertahanan (FSP) beserta seluruh program studi (Prodi), Universitas Pertahanan (Unhan) meningkat ke tahapan selanjutnya yakni akreditasi institusi.

Beberapa waktu sebelumnya, seluruh Prodi telah mendapat akreditasi "B" dan bahkan dua Prodi mendapat akreditasi A” yaitu Prodi Strategi Perang Semesta dan Prodi Peperangan Asimetris. Selama beberapa hari Unhan menerima Tim Asesor dari Badan Akreditasi Nasional-Perguruan Tinggi Kementerian Ristek dan Dikti.

Tim ini, sebagaimana keterangan yang diterima redaksi, diterima Kepala LP3M Laksda TNI Supartono, yang memimpin seluruh staf Unhanmengikuti jalannya akreditasi sesuai mekanisme yang diatur UU 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.


Akreditasi yang dilaksanakan sebagai bentuk komitmen Unhan untuk meningkatkan kapasitas institusi dalam penyelenggaraan pendidikan mewujudkan visi Unhan sebagai World Class University (WCU) pada tahun 2024.

Bagi Kemenristekdikti, akreditasi Unhan merupakan bentuk standarisasi yang memungkinkan Unhan dapat terintegrasi ke dalam Sisdiknas. Para Asesor juga meninjau beberapa fasilitas yang dimiliki Unhan seperti Laboratorium Bahasa, Laboratorium Cyber, e-library dan Auditorium.

Tahun 2017 diharapkan Unhan dapat melaksanakan akreditasi internasional guna memperoleh kesetaraan dengan universitas pertahanan negara-negara lain di dunia. [ysa]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Prabowo Kumpulkan Ratusan Pengurus Kadin se-Indonesia di Istana

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:26

Larangan Dapur MBG Gunakan Barang Bersubsidi Sudah Tepat

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:25

Cegah Gagal Panen, Komisi IV DPR Minta Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:03

Indonesia-Tiongkok Perkuat Kemitraan Strategis Berbasis Ekonomi Hijau

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:53

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dinilai Paling Siap, Palangka Raya jadi Percontohan Digitalisasi Perlinsos Berbasis IKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:33

Praperadilan Ketiga Roy Suryo, Ahli Perkuat Dalil Permohonan Ganti Rugi Rp206 Juta

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:32

Jakarta Gandeng Banten Bangun Kawasan Ketahanan Pangan Terpadu

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:27

Digitalisasi Perizinan Tutup Celah Perdagangan Satwa Liar Ilegal

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:12

IHSG Sesi I Menguat 29 Poin, Saham TINS DEWA dan BBCA Paling Memikat Investor

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:12

Selengkapnya