Berita

Ilustrasi

Humor Politik

Inilah Sikap Resmi Asosiasi Produsen dan Penyalur Panci Indonesia

RABU, 14 DESEMBER 2016 | 06:58 WIB

KAMI yang bertanda tangan di bawah ini, bertindak untuk dan atas nama Asosiasi Produsen dan Penyalur Panci Indonesia yang selanjutnya disingkat AP3I dengan ini menyatakan:

1. AP3I sama sekali tidak tahu-menahu, terlibat, apalagi mensponsori "bom panci" yang ditemukan di Bekasi baru-baru ini.

2. AP3I sangat berkeberatan jika panci yang sejatinya merupakan peralatan masak yang sangat dibutuhkan oleh seluruh rumah tangga Indonesia diidentikkan dengan alat yang digunakan oleh kelompok teroris manapun.


3. AP3I tegas mendukung Pancasila, UUD 45, NKRI dan bhinneka tunggal ika, dan menentang keras setiap upaya untuk mengganggu dan merusak keempat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara tersebut.

4. AP3I terus meneguhkan komitmen untuk meningkatkan kompetensi para anggotanya dalam segala hal yang berkaitan dengan bisnis perpancian agar panci buatan Indonesia tetap dapat menjadi tuan rumah di negeri sendiri, tidak tergusur oleh panci impor, terutama dari China.

5. AP3I meminta negara dan pemerintah memulihkan nama baik panci, dengan tidak lagi mengaitkannya dengan kasus bom atau kasus terorisme apapun yang ada di wilayah Republik Indonesia, karena hal tersebut melanggar rasa keadilan dan merampas ketentraman para produsen dan penyalur panci lokal, serta bertentangan dengan HAPPP (hak asasi produsen dan penyalur panci).

Demikian pernyataan sikap ini kami sampaikan. Semoga menjadi perhatian semua pihak terkait.

Asosiasi Produsen dan Penyalur Panci Indonesia (AP3I)

ttd.
Prof. Dr. Ir. KH. MUKIDI, SH., SE., S.Sos., S.Hum., MBA., MH., M.Hum., M.Si. M.Sos., M.Sc., Ph.D.

Aya-aya wae. Asem tenan…

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya