Berita

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo

Pertahanan

Panglima: Hak Politik TNI Bisa Diberikan Setelah Pemilu Serentak 2024

SELASA, 13 DESEMBER 2016 | 19:45 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo kembali membicarakan soal hak politik anggota TNI aktif.

Kepada wartawan di Gedung DPR RI usai menghadiri rapat dengan Panitia Khusus RUU Penyelanggaraan Pemilu, Gatot berbicara soal waktu yang tepat bagi anggota TNI untuk memiliki hal pilih dalam Pemilu. Gatot mengakui mendapat pertanyaan soal itu dari anggota DPR RI.

Meski belum tahu waktu yang tepat, dia mengusulkan agar penerapan hak politik TNI diberlakukan setelah ada evaluasi tahapan Pemilu Serentak di 2024.


"Saya tadi ditanya (dalam rapat Pansus RUU Pemilu) kira-kira kapan kalau TNI memilih. Ya, setelah tahun 2024 saja, setelah pemilihan Presiden dan seluruhnya kepala daerah, DPR, DPRD, jadi satu kan tahun 2024," ungkap Gatot di DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (13/12).

Pemberian hak politik kepada anggota TNI aktif akan tergantung pada hasil evaluasi Pemilu Serentak tersebut.

Tapi Gatot tidak sependapat bila pemberian hak politik kepada TNI harus berpedoman ke negara demokrasi lainnya seperti Jerman.

"Kan beda budaya, beda undang-undang, beda konstitusinya," tegasnya. [ald]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya